Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD

Siswanto

Kamis, 16 Juli 2015 | 13:45 WIB
Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD
Kepulauan Seribu (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wuryanto menjelaskan tank bekas Perang Dunia II yang kabarnya akan disulap menjadi rumpon dan ditempatkan di perairan Kepulauan Seribu untuk menambah daya tarik wisata, masih sebatas wacana.

"Itu baru wacana saja. Itu pun dari bupati (Kepulauan Seribu), di kita sendiri, Angkatan Darat, belum kedengeran soal itu," kata Wuryanto kepada Suara.com, Kamis (16/7/2015).

Saat ini, kata Wuryanto, TNI AD belum memutuskan soal itu, apalagi menyangkut soal penggunaan alat utama sistem pertahanan.

"Itu prosesnya sangat panjang. Apalagi terkait proses untuk menghapus aset, apalagi alutsista itu, akan sangat panjang," katanya.

Ketika ditanya berapa lama proses menghapus alutsista bekas, Wuryanto mengatakan tidak bisa ditentukan waktunya.

"Ukuran bukan berapa lama. Pasti lama. Kan dari prosedur pengajuan dulu dari pengguna atau pemegang, sampai ke tingkat Angkata Darat ke TNI," kata dia.

Untuk menetapkan penghapusan alutsista, kata Wuryanto, juga membutuhkan sangat banyak pertimbangan.

"Jadi tidak bisa secara spontan," kata dia.

Informasi rencana menaruh tank bekas di Kepulauan Seribu semula disampaikan oleh pelaksana tugas Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo kepada Suara.com. Budi mengatakan beberapa hari lalu, tim dari Kopassus sudah cek ke lokasi yang akan dijadikan tempat tank.

Ketika ditanya mengenai sudah ada tim Kopassus yang mengecek lokasi, Wuryanto mengatakan bisa saja anggota Kopassus tersebut hanya diundang untuk datang.

"Mungkin Kopassus diundang untuk melihat, mungkin saja. Yang jelas dari Angkatan Darat belum ada keputusan," kata Wuryanto.

Sebelumnya diberitakan, lokasi yang akan ditaruh tank bekas berada di dekat Pulau Pramuka dan Pulau Karya. Tank tersebut nanti dijadikan rumpon atau rumah buatan untuk ikan. Tujuannya untuk menambah nilai keindahan wisata bawah laut.

"Pulaunya mungkin dekat-dekat Pulau Pramuka atau dekat Pulau Karya yang akan ditaruh tank Leopard untuk spot diving," ujar Budi kepada Suara.com.

Lokasi yang akan dijadikan arena bagi pecinta diving itu, kata Budi, sudah diperiksa oleh tim dari Kopassus.

Tim tersebut berhasil menemukan tiga spot di bawah laut yang dinilai cocok untuk menaruh tank bersejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 12:38 WIB

Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka

Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 11:40 WIB

Tahukah Anda Makanan 'Pler Berdebu' di Kepulauan Seribu ?

Tahukah Anda Makanan 'Pler Berdebu' di Kepulauan Seribu ?

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2015 | 10:54 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×