Sekolah Negeri di Aceh Pisahkan Ruang Kelas Lelaki dan Perempuan

Laban Laisila Suara.Com
Senin, 27 Juli 2015 | 16:09 WIB
Sekolah Negeri di Aceh Pisahkan Ruang Kelas Lelaki dan Perempuan
Rungan kelas siswi perempuan di SMA Negeri 4 Banda Aceh. [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Dukung Banda Aceh jadi model Kota Madani, sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banda Aceh mulai melakukan pemisahan kelas antara lelaki dan perempuan.

Dari pantaua suara.com, di SMA Negeri 4 DKI Jakarta, Kota Banda Aceh. Delapan kelas yang diisi siswa baru tahun ajaran 2015/2016, tidak lagi memuat laki-laki dan perempuan dalam satu lokal.

Kepala Sekolah Negeri 4 DKI Jakarta, Syarifuddin Ibr mengatakan, pemisahan ruang kelas dilakukan sesuai arahan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.

“Sejak dulu sebenarnya ini sudah dianjurkan (pemisahan), namun belum jalan. Sekarang kembali diarahkan agar bisa dilaksankan hal itu walaupun belum ada aturan khusus," kata Syarifuddin di Banda Aceh, Senin (27/7/2015).

Kata dia, pemisahan ruang kelas dilakukan bertahap. Pada tahun ini, pihaknya hanya melakukan untuk mereka yang baru menduduki kelas X.

“Sebagai wujud dari dukungan kita terhadap Banda Aceh model Kota Madani, maka ini kita lakukan pelan-pelan," ujarnya.

Pemisahan ruang kelas ini, menurut Syarifuddin, tidak mengalami kendala. Pasalnya, untuk tahun ajaran baru, jumlah siswa-siswi yang diterima di SMA Negeri 4 memang sebanyak delapan lokal. Dalam satu lokal, para murid berjumlah 34 orang.

“Kebetulan jumlah siswa sama per lokal, jadi nggak ada kendala. Ini juga didukung oleh para orang tua siswa," tuturnya.

Tahun ajaran baru 2015, SMA Negeri 4 DKI Jakarta menerima 256 siswa baru. Jumlah itu terdiri dari 103 laki-laki dan 153 perempuan.

“Ada lebih 2 orang perkelas, seharusnya 32 siswa. Tetapi tahun depan akan kita sesuaikan lagi,” katanya.

Seorang siswi baru, Hawaizza Qanita Permana, saat ditanyai pendapatnya terkait pemisahan mengatakan, sangat mendukung upaya yang diakukan pihak sekolah. Ia mengakuakan lebih fokus untuk mengikuti setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru.

“Bisa fokus kalau nggak ada laki-laki. Biasanyakan lelaki suka bikin ribut di lokal," ujar Hawaizza. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI