Wonogiri Kekeringan, 29 Ribu Warga di 30 Desa Kurang Air

Siswanto

Senin, 27 Juli 2015 | 20:32 WIB
Wonogiri Kekeringan, 29 Ribu Warga di 30 Desa Kurang Air
Waduk, Senin (27/7/2015) [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mulai dilanda kekeringan. Sulitnya sumber mata air terjadi sejak sebulan yang lalu. Bahkan, waduk yang selama ini menjadi tumpuan warga sebagai sumber pengairan juga mengalami penyusutan.

Seperti Waduk Nawangan (Giriwoyo), Songputri (Eromoko), Plumbon (Eromoko), Parangjoho (Eromoko), Kedung Uling (Eromoko), Krisak (Selogiri), dan Ngancar (Batuwarno).

Tercatat sekitar 29.233 warga di 30 desa di tujuh kecamatan Wonogiri kekurangan air bersih.

Salah seorang warga Giritontro, Narto, mengaku terpaksa patungan dengan warga lain untuk dapat membeli air bersih. Karena satu tangki air bersih harganya berkisar antara Rp70 ribu-Rp150 ribu untuk ukuran 6.000 liter.

Menurut Narto, dengan cara patungan tersebut terasa ringan. Di samping itu air bersih yang didapat juga cukup banyak, dibanding membeli air bersih sendiri.

“Satu kelompok ada empat sampai lima orang warga,” kata dia, Senin (27/7/2015).

Bupati Wonogiri Danar Rahmanto menambahkan menyusutnya sumber mata air dan volume air waduk disebabkan karena selama dua bulan terakhir di Wonogiri tidak turun hujan. Padahal, air merupakan sumber kebutuhan utama masyarakat.

Dia menyebutkan, kekeringan ini terjadi di tujuh kecamatan wilayah selatan Wonogiri Kota, yakni Kecamatan Giritontro, Pracimantoro, Paranggupito, Manyaran, Eromoko, Nguntoronadi, dan Giriwoyo.

“Kekeringan ini sudah mulai dirasakan warga sejak awal Juni lalu,” kata bupati.

Meski banyak wilayah yang dilanda kekeringan dan kurangnya air bersih, Danar mengaku akan terus mencarikan jalan keluar agar warga tidak kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

“Suplai air bersih ini akan kita utamakan untuk daerah yang benar-benar sudah kekeringan. Seperti Paranggupito, Pracimantoro, Eromoko, Manyaran, dan Giritontro,” katanya.

Sejak kekeringan tersebut sudah 70 tangki kapasitas 6.000 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah daerah. Namun karena sulitnya medan yang dilalui armada, pendistribusian air bersih dilakukan secara bertahap.

“Sudah lima kecamatan di Wonogiri kita lakukan pengiriman air bersih. Karena medannya sangat sulit, maka dilakukan bertahap,” tambah Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto.

Pendistribusian air bersih tersebut, lanjut Bambang, dilakukan dengan melibatkan beberapa instansi lain, seperti Palang Merah Indonesia dan Perusahaan Daerah Air Minum Wonogiri.(Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Ini, Jokowi Berada di Solo

Malam Ini, Jokowi Berada di Solo

News | Jum'at, 28 November 2014 | 23:38 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×