Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Rabu, 11 Maret 2026 | 17:11 WIB
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di acara Kolaborasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan, di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/3). (dok. Bakom RI)
baca 10 detik
  • PKH diarahkan bergabung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan keluar dari kemiskinan.
  • Kolaborasi Kemensos dan Kemenkop ini bertujuan memberdayakan penerima PKH agar tidak hanya bergantung bantuan pemerintah.
  • Pemerintah meluncurkan program percontohan pemeliharaan 24 ekor ayam petelur bagi 100 anggota terpilih di Pasuruan.

Suara.com - Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dirancang bisa naik kelas dan keluar dari jerat kemiskinan dengan memberi kesempatan mereka untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Skema keanggotaan ini merupakan terobosan melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi dengan Kementerian Sosial.

Penerima PKH yang notabene menjadi tanggung jawab Kemensos, dikombinasikan dengan program KDMP yang berada di bawah pengawasan Kemenkop.

“Tentu kita harapkan, ketika nanti Ibu Bapak sekalian menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, ekonomi keluarga meningkat,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberi sambutan dalam acara Kolaborasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan, di gerai KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/3).

Sebagai anggota koperasi, masyarakat tak sekadar menjadi pembeli, tapi juga bisa mendapatkan manfaat setiap tahunnya melalui sisa hasil usaha.

Gus Ipul mengatakan konsep ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat perekonomian keluarga.

“Ini bagian dari pemberdayaan. Kita ingin Bapak Ibu tidak hanya berharap bantuan setiap tiga bulan sekali. Diharapkan Bapak Ibu semakin berdaya,” kata Ipul kepada para penerima PKH.

Ditantang produktif pelihara ayam petelur

Pemerintah melakukan terobosan lain untuk mengangkat masyarakat dari jerat kemiskinan, salah satu caranya melalui ayam petelur.

baca juga

Pemerintah menantang beberapa anggota koperasi terpilih untuk memelihara ayam melalui program bantuan ayam petelur sebanyak 24 ekor.

Melalui program ini, sebanyak 100 warga diberi kesempatan untuk memelihara ayam hingga menghasilkan telur. Selain ayam, Koperasi Merah Putih bekerja sama dengan PT Japfa menyediakan pakan dan kandang khusus.

“Kalau nanti berhasil, insyaallah akan dikembangkan kepada yang lainnya. Ini kita coba 100 (orang) dulu ya,” kata Ipul.

Maemunah (36 tahun), warga Gejugjati, yang menjadi salah satu penerima ayam petelur. (dok. Bakom RI)
Maemunah (36 tahun), warga Gejugjati, yang menjadi salah satu penerima ayam petelur. (dok. Bakom RI)

Maemunah (36 tahun), warga Gejugjati, yang menjadi salah satu penerima ayam petelur, mengaku senang.

Selama ini penerima bantuan PKH yang juga baru menjadi anggota Koperasi Merah Putih ini hanya memelihara ayam kampung di rumahnya.

“Disuruh ngamati. Dipelihara. Nanti telurnya dijual. (Keuntungannya) ditabungkan (di Koperasi Merah Putih),” kata Maemunah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini

Zulhas Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juni 2026, Purbaya Diminta Lakukan Ini

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:21 WIB

Kebut Proyek 32.000 Kopdes Merah Putih, Zulhas: Gubernur dan Bupati Belikan Lahan

Kebut Proyek 32.000 Kopdes Merah Putih, Zulhas: Gubernur dan Bupati Belikan Lahan

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:45 WIB

LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat

LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:56 WIB

Terkini

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

×