Bangunan Tinggi di Pekanbaru Lenyap 'Ditelan' Kabut Asap

Esti Utami

Selasa, 28 Juli 2015 | 10:43 WIB
Bangunan Tinggi di Pekanbaru Lenyap 'Ditelan' Kabut Asap
Kabut asap di kota Pekanbaru, Riau pada Senin (27/7). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Sejumlah gedung pencakar langit di Kota Pekanbaru, Riau, hilang ditelan asap pada Selasa (28/7/2015) pagi akibat semakin parahnya kabut asap yang menyelimuti kota tersebut.

Berdasarkan pantauan pada pukul 07.00 WIB di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru yang terdapat bangunan tinggi menjulang seperti Jalan Ahmad Yani, Jendral Sudirman dan Subrantas Panam, bangunan jangkung yang biasanya berdiri gagah hilang 'ditelan' asap.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan, pada Selasa pagi jarak pandang hanya berkisar 1.500 meter. Diperkirakan, menjelang siang kondisi asap tak kunjung membaik namun justru makin tebal.

Pada Selasa pagi, BMKG mendeteksi ada 148 titik panas di Sumatera yang tersebar di lima provinsi yakni Bangka Belitung sembilan titik, Lampung empat titik, Jambi 35 titik, Riau 45 titik dan Sumatera Selatan 55 titik.

"Di Riau titik panas tersebar di 10 Kabupaten Kota," kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin Sugarin mengatakan bahwa Bengkalis dan Indragiri Hilir merupakan daerah dengan titik panas terbanyak yakni sembilan titik diikuti Dumai delapan titik, Meranti satu titik, Pelalawan empat titik, Kampar empat titik, Rokan Hilir satu titik, Rokan Hulu dua titik, Kuantang Singingi tiga titik dan Indragiri Hulu dengan empat titik.

Sementara itu untuk tingkat kepercayaan 70 persen yang mengindikasikan keberadaan titik api terdapat 33 titik tersebar di Riau dengan Indragiri Hilir penyumbang titik api terbanyak yakni delapan titik diikuti Dumai dan Bengkalis masing-masing tujuh dan lima titik.

Sebelumnya kabut asap yang terjadi di Pekanbaru pada Senin lalu (27/7/2015) berimbas pada aktivitas hari pertama masuk sekolah di kota tersebut karena pekatnya kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan.

Guna menanggulangi efek kabut asap tersebut, pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau membagikan masker medis kepada siswa-siswa agar mereka tidak langsung menghirup asap yang membahayakan kesehatan.

Kepala Sekolah SD Islam Terpadu Badan Pengelola Masjid An Nur, Raja Leni Marlina, mengatakan, sangat mewaspadai bahaya asap bagi kesehatan siswa-siswa. Karena itu, pihaknya meniadakan apel pagi serta mengurangi jam pelajaran sekolah.

Seluruh 272 siswa di sekolah tersebut dipulangkan lebih cepat pada pukul 11.00 WIB, dari jadwal normal pada pukul 14.30 WIB.

"Ini merupakan kebijakan sendiri karena kami sekolah swasta jadi tidak perlu menunggu kebijakan dari dinas pendidikan setempat. Bahkan, pada saat kabut asap sangat parah pada tahun lalu kami lebih dulu terpaksa meliburkan siswa sampai seminggu," ujarnya.

Kebijakan pihak sekolah untuk mengurangi dampak buruk kabut asap juga terlihat di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Pihak sekolah membagikan 600 masker kepada siswa karena asap terasa hingga ke dalam ruangan kelas.

"Pembagian masker kepada siswa ini adalah kebijakan darurat, sehingga baru 600 masker yang bisa dibagikan padahal di sekolah ini adalah lebih dari 1.000 siswa. Kami berharap ada bantuan masker dari pemerintah setempat," kata Wakil Sarana dan Prasarana SMK Muhammadiyah 1. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Turun Langsung Cek Karhutla di Riau, Gara-gara Asap Sampai ke Luar Negeri?

Kapolri Turun Langsung Cek Karhutla di Riau, Gara-gara Asap Sampai ke Luar Negeri?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:37 WIB

Karhutla Riau 2025: Cuaca Panas, Kebakaran Meluas hingga Asap ke Malaysia

Karhutla Riau 2025: Cuaca Panas, Kebakaran Meluas hingga Asap ke Malaysia

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 14:58 WIB

Diprotes Malaysia, Mahfud MD Pastikan Tidak Ada Kiriman Asap ke Negara Tetangga

Diprotes Malaysia, Mahfud MD Pastikan Tidak Ada Kiriman Asap ke Negara Tetangga

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 12:52 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Malaysia Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 20:58 WIB

Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 19:12 WIB

Malaysia Salahkan Kabut Asap Impor dari Indonesia, Diduga Berasal dari Pembukaan Lahan Sawit

Malaysia Salahkan Kabut Asap Impor dari Indonesia, Diduga Berasal dari Pembukaan Lahan Sawit

Lifestyle | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 11:53 WIB

Palembang Masih Diliputi Kabut Asap, Laga Indonesia vs Brunei Darussalam Pindah ke GBK

Palembang Masih Diliputi Kabut Asap, Laga Indonesia vs Brunei Darussalam Pindah ke GBK

Your Say | Rabu, 04 Oktober 2023 | 07:16 WIB

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Lifestyle | Selasa, 03 Oktober 2023 | 14:53 WIB

Efek Kabut Asap, Berikut 3 Risiko Penyakit yang Dapat Muncul

Efek Kabut Asap, Berikut 3 Risiko Penyakit yang Dapat Muncul

Your Say | Selasa, 03 Oktober 2023 | 09:53 WIB

PSSI Buka Peluang Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Pindah dari Stadion Jakabaring Palembang karena Kabut Asap

PSSI Buka Peluang Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Pindah dari Stadion Jakabaring Palembang karena Kabut Asap

Bola | Senin, 02 Oktober 2023 | 12:19 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×