DKI Batasi Jumlah Penarikan Uang KJP

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 30 Juli 2015 | 11:08 WIB
DKI Batasi Jumlah Penarikan Uang KJP
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di acara Jakarta Book and Education Fair 2015 atau Jakbook & Edu Fair di Senayan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi santai keluhan sebagian warga Ibu Kota terkait polemik soal penarikan tunai dana Kartu Jakarta Pintar (KJP). Banyak orangtua siswa yang kecewa karena tidak bisa lagi mengambil seluruh bantuan yang diberikan pemerintah.

"Mereka kebiasaan narik duitnya besar. Mereka marah-marah ke saya, kurang ajar nih Ahok, dulu KJP sekali tarik dapat sekali tarik sejuta, dua juta. Kenapa nggak bisa narik?" ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2015).

Ahok menerangkan, saat ini, pemegang KJP sudah tidak lagi bisa menarik sepenuhnya uang bantuan dari pemerintah yang diperuntukan sebagai pendidikan. Sebab jika dapat ditarik langsung, seperti ketika program KJP diluncurkan, maka kedapatan orangtua banyak yang langsung mengambil uang dan bukan digunakan untuk keperluan sekolah.

Untuk diketahui, saat ini siswa hanya bisa mengambil bantuan KJP Rp50 ribu per 2 minggu secara tunai untuk siswa SD. Sedangkan untuk SMP dan SMA Rp 50 ribu per minggu.

"Sekarang anak SD kita batasin, 2 minggu bisa tarik Rp50 ribu. Anak SD cukup nggak segitu? Cukup kalau buat orang menengah ke bawah. Buat bapak maknya nggak cukup. selama ini KJP disalahgunakan orangtua. Ini saya kunci anak SMP SMA hanya Rp50 ribu per minggu," jelas Ahok.

Besaran dana KJP yang diterima setiap bulannya kepada siswa bervariasi sesuai tingkatan sekolahnya. Untuk sekolah negeri, per tiap siswa SD menerima Rp210 ribu, siswa SMP Rp260 ribu, siswa SMA Rp375 ribu, dan siswa SMK Rp 390 ribu.

Sementara untuk sekolah swasta akan ditambahkan dengan biaya SPP. Per bulannya siswa sekolah swasta SD menerima dana KJP sebesar Rp340 ribu, SMP Rp430 ribu, SMA Rp665 ribu, dan siswa SMK akan menerima Rp630 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Calo IMB di Jakarta, Ahok: Kita Bereskan Pelan-pelan

Marak Calo IMB di Jakarta, Ahok: Kita Bereskan Pelan-pelan

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 10:32 WIB

Diperiksa Bareskrim soal UPS, Ahok: Dikasih Makan & Minum

Diperiksa Bareskrim soal UPS, Ahok: Dikasih Makan & Minum

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:42 WIB

Ahok Ingin Ubah Asrama Polisi Jadi Rusun

Ahok Ingin Ubah Asrama Polisi Jadi Rusun

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:16 WIB

Ingin Jakarta Aman, Ahok Hibahkan Rp500 Miliar ke Polisi

Ingin Jakarta Aman, Ahok Hibahkan Rp500 Miliar ke Polisi

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 14:47 WIB

Ahok Diperiksa Bareskrim

Ahok Diperiksa Bareskrim

Foto | Rabu, 29 Juli 2015 | 13:26 WIB

Kasus Korupsi UPS, Ahok Siap Jalani Pemeriksaan Bareskrim

Kasus Korupsi UPS, Ahok Siap Jalani Pemeriksaan Bareskrim

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 09:35 WIB

Datangi Polda Metro, Ahok: Cuma Ingin Menyamakan Persepsi

Datangi Polda Metro, Ahok: Cuma Ingin Menyamakan Persepsi

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 09:03 WIB

Pagi Ini, Gubernur DKI Jakarta Diperiksa Bareskrim

Pagi Ini, Gubernur DKI Jakarta Diperiksa Bareskrim

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 08:14 WIB

Tak Bisa Kumpulkan Sejuta KTP, Ahok Tak Ikut Pilgub 2017

Tak Bisa Kumpulkan Sejuta KTP, Ahok Tak Ikut Pilgub 2017

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 06:53 WIB

Harga Buku di Jakbook Mahal, DKI Kapok Kerjasama dengan IKAPI

Harga Buku di Jakbook Mahal, DKI Kapok Kerjasama dengan IKAPI

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 12:23 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×