Usia organisme laut pada serpihan tersebut
Para penyidik akan menyelidiki berapa usia organisme laut yang berada pada serpihan flaperon tersebut untuk mencari tau seberapa lama benda tersebut terapung-apung di air. Mereka juga akan memeriksa karat dan kerusakan lain yang ada pada flaperon.
Ditemukan remis pada flaperon tersebut, namun tidak ditemukan rumput laut. Hal ini, menurut Tytelman, menunjukkan bahwa serpihan itu belum terlalu lama berada di laut.
Sejumlah pakar kelautan setempat mengatakan, kemungkinan serpihan tersebut sudah terapung di lautan selama satu tahun. Jika benar, tentu ini konsisten dengan lamanya pesawat MH370 hilang.
Selanjutnya: Ada yang aneh pada pelapis logamnya
Analisis logam dan pelapisnya
Analis keselamatan penerbangan David Soucie mengatakan kepada CNN bahwa, meskipun penampilan serpihan tersebut mirip dengan flaperon Boeing 777, namun lapisan cat putih di atasnya mengindikasikan itu bukan berasal dari 777. Menurut David, seharusnya flaperon Boeing 777 dilapisi bahan seng kromat, bukan cat.
Para penyidik juga akan memeriksa ketebalan logam, pola paku rivet dan fitur-fitur lainnya. Mereka juga bakal membandingkan strukturnya dengan beberapa pesawat lain sebelum mereka bisa memastikan asal-usulnya.
Konsultan keamanan penerbangan Julian Bray mengatakan flaperon sayap tersebut memang mirip dengan yang dimiliki Boeing 777 200ER. Namun, imbuhnya, pola rivet pada flaperon tersebut tidak seperti Boeing 777 200ER.