Aksi Ayah Jual Ginjal Demi Bayar Kuliah Anak Sentuh Kampus Unsoed

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 02 Agustus 2015 | 13:43 WIB
Aksi Ayah Jual Ginjal Demi Bayar Kuliah Anak Sentuh Kampus Unsoed
Heri Akhmat Rivai jual ginjal untuk biaya kuliah anak di Bunderan HI, Jakarta, Jumat (31/7/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Heri Akhmad Rivai (55) datang ke Jakarta, berniat menjual ginjal. Ia aksi di Bundaran Hotel Indonesia. Uang hasil penjualan organ tubuh tersebut nanti akan dipakai untuk biaya kuliah putrinya, Dindi Intan Pertiwi. Ia tidak punya duit untuk bayar kuliah semester 5 sebesaar Rp3 juta yang harus dibayar pada 6 Agustus 2015.

Dindi sekarang kuliah strata 1 di Universitas Jeneral Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Saat ini, dia baru masuk semester 5 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Administrasi Negara.

Aksi warga Kampung Mekarsari RT 001/002, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menarik perhatian wartawan. Ia berdiri di pinggir jalan dan menunjukkan kertas bertuliskan: Saya Mau Menjual Ginjal Untuk Biaya Kuliah Putri Saya.

Setelah peristiwa tersebut diberitakan, muncul tanggapan positif dari Unsoed.

"Kemarin ada dari pihak kampus Unsoed ke rumah saya di Singaparna, Tasik, katanya untuk diusahakan keringanan biaya Dindi Intan Pertiwi," kata Heri kepada suara.com melalui telepon, Minggu (2/8/2015).

Perwakilan universitas yang datang ialah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dosen, dan alumni. Mereka memahami kesusahan keluarga Intan sehingga berniat menjual ginjal untuk biaya kuliah.

"Kemarin ketemu istri saya, mau (mereka bilang) mau diusahakan bisa bebas biaya sampai akhir semester, sampai di wisuda. Merke juga menyemakatin anak saya bilang 'jangan berkecil hati, semangat harus terus ditingkatkan lagi' dari pihak kampus ngomong gitu ke Intan," kata dia.

Heri lega akhirnya masalah biaya kuliah anaknya selesai sebelum kehilangan organ tubuhnya.

Heri kemudian mengeluhkan kondisinya sekarang di Tasik.

"Saya berterimakasih sudah ada yang ingin mbantu anak saya, tapi saya bingung karena saya tidak punya pekerjaan, untuk modal harian saya di sini. Saya bimbang dan saya harus bagaimana," kata dia.

Walau begitu, istri dan anak melarang Heri untuk meneruskan niat menjual ginjal.

"Anak dan istri saya melarang lagi. Dia bilang jangan diteruskan lagi, daripada akhirnya kehormatan keluarga jadi makin jelek," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Sosok Ayah Si Penjual Ginjal di Bundaran HI?

Siapa Sosok Ayah Si Penjual Ginjal di Bundaran HI?

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 07:00 WIB

Ayah Si Penjual Ginjal Diminta Menyingkir saat Jokowi Lewat

Ayah Si Penjual Ginjal Diminta Menyingkir saat Jokowi Lewat

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 06:20 WIB

Heri Jual Ginjal karena Tak Ingin Anaknya Dihina

Heri Jual Ginjal karena Tak Ingin Anaknya Dihina

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 06:17 WIB

Gubernur Santuni Keluarga Siswi yang Berniat Jual Ginjal

Gubernur Santuni Keluarga Siswi yang Berniat Jual Ginjal

News | Sabtu, 05 April 2014 | 14:32 WIB

Terkini

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:36 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:27 WIB