Tiga Gadis Rusia Kelabui ISIS, Raup Uang Puluhan Juta

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 03 Agustus 2015 | 13:46 WIB
Tiga Gadis Rusia Kelabui ISIS, Raup Uang Puluhan Juta
Ilustrasi: ISIS. (Shutterstock)

Suara.com - Polisi di provinsi Chechnya, Rusia telah membuka penyelidikan atas tiga orang perempuan lokal yang diduga telah menipu kelompok Negara Islam Irak dan Suriah dengan tujuan untuk memperoleh uang.

Ketiga gadis muda memanfaatkan media sosial, corong propaganda utama ISIS, untuk mengontak target-targetnya. Mereka berpura-pura hendak ke Suriah, tetapi kehabisan uang dan meminta anggota ISIS yang mau menampung mereka di Suriah untuk mengirim uang ke rekening bank mereka.

Setelah anggota ISIS mengirim uang, ketiganya lalu menghapus akun di media sosial dan menikmati uang tersebut di kampung halaman mereka.

Menurut juru bicara kepolisian setempa, Magomed Deniyev, ketiga perempuan itu sejauh ini sudah mengantongi 200.000 rubel atau sekitar Rp44 juta dari anggota-anggota ISIS yang mereka tipu.

Ia mengatakan ketiga perempuan itu tampaknya tak akan dihukum karena tindakan nekat itu, karena para anggota ISIS sendiri harus mengadukan atau menggugat mereka agar proses hukum bisa berjalan.

Meski sebagian orang menilai ketiga gadis belia, yang identitasnya tak diungkap itu, sangat berani, tetapi polisi Chechnya tetap tak mengajurkan agar warga lokal mengikuti jejak mereka.

"Saya tak menyarankan siapa pun untuk berkomunikasi dengan para penjahat berbahaya ini demi mencari uang," kata Valery Zolotaryov seorang perwira polisi setempat.

Satu dari tiga gadis itu, dalam wawancara dengan media Rusia, mengatakan dia sebenarnya berniat pergi ke Suriah, tetapi ia membatalkannya setelah mendengar kisah perempuan-perempuan setempat yang terbujuk rayuan ISIS ke Suriah.

"Banyak orang yang saya kenal pergi ke Suriah, tetapi tak satu pun yang pulang dalam kondisi baik," kata dia.

Ia mengatakan beberapa perempuan lokal yang pergi ke Suriah dan berhasil pulang kembali bercerita telah diperlakukan dengan tidak manusiawi. Mereka ditahan, dilecehkan, dan dijadikan budak pemuas seks oleh suami-suami mereka.

Tiga perempuan itu sendiri sebenarnya membahayakan nyawa mereka sendiri dengan melakukan penipuan itu. Chechnya adalah salah satu wilayah di Eropa yang warganya banyk bertempur untuk ISIS di Suriah dan Irak. Diduga masih banyak simpatisan ISIS di salah satu provinsi Rusia itu.

"Para perempuan ini bisa mejadi target karena mereka hidup di kawasan tempat rekrutmen ISIS," kata Veryan Khan, analis dan peneliti pada Terrorism Research & Analysis Consortium. (Al Arabiya/Fox News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI