Kehidupan Genting Anak-anak di Irak

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 Juli 2015 | 18:54 WIB
Kehidupan Genting Anak-anak di Irak
Seorang bocah diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang digempur Sukhoi Irak. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Perang, membuat Irak hancur. Dampak nyata dan paling dirasakan adalah anak-anak yang terlantar. Mereka kehilangan akses pendidikan dan akhirnya harus bekerja.

Bocah lelaki berusia 12 tahun, Mohammad Fadae berdiri di cuaca agak panas di Irak. Dia adalah pengungsi dari Kota Qamishli, Suriah. Fadae bersiap berangkat bekerja di sebuah toko di luar kawasan pengungsian Kawergosk di Irak.

"Saya mendapatkan 12.000 dinar (10 dolar AS) setiap hari. Aku ingin mendapatkan uang lebih banyak, tapi di luar tengah perang. Ada begitu banyak anak-anak seperti saya yang bekerja," cerita Fadae.

Fadae tinggal di Kawergosk selama 2 tahun. Dia ikut bersama keluarganya yang melarikan diri dari Suriah ke Irak. Untuk memenuhi kebutuhan, ia telah menjual permen di rambu lalu lintas di Erbil. Dia juga bekerja sebagai pencuci mobil, bekerja di peternakan di desa-desa dekat kamp. Bahkan dia pernah membantu penyelundupan orang. Namun itu tak lama setelah dia diancam dipenjara.

Di pengungsian Kawergosk, banyak anak-anak mondar-mandir dengan pakaian compang-camping. Mereka membawa tabung air besar atau melakukan tugas-tugas lain untuk keluarga mereka.

Menurut lembaga bantuan UNICEF, Save the Children, hanya 45 persen dari anak-anak yang terdaftar di sekolah-sekolah di pengungsian. Di luar kamp banyak anak-anak hidup dalam situasi buruk.

Sementara itu, lebih dari 1.000 gedung sekolah di seluruh wilayah Kurdi, Irak yang digunakan sebagai tempat penampungan sebanyak hampir 50.000 pengungsi Irak. Sebesar 76 persen anak-anak Irak yang terlantar juga telah melewatkan satu tahun sekolah.

Fadae bisa bicara bahasa Arab, Kurdi, dan bahasa Inggris. Dia belajar di sekolah yang didirikan UNICEF. Sekarang dia tidak sekolah.

"Saya menikmati sekolah, tapi saya juga harus mengurus keluarga saya. Aku bisa melakukan satu hal pada suatu waktu," katanya.

Bahaya paling besar sebenarnya anak-anak yang berusia remaja berpotensi jadi target ISIS untuk dijadikan anggota. Hanya saja Pemerintah setempat di Erbil tidak memberikan rincian tentang kasus anak-anak yang ditargetkan oleh ISIS. Tapi seorang pejabat dari partai politik lokal Kurdi di Erbil mengatakan ada banyak kasus upaya meradikalisasi anak-anak yang ada di jalanan.

Menurut LSM setempat, lebih dari tiga-perempat dari pengungsi dan anak-anak pengungsi di Irak bekerja sampai 12 jam sehari. (Al Jazeera)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perawat Australia Dituduh Berikan Bantuan Medis ke ISIS

Perawat Australia Dituduh Berikan Bantuan Medis ke ISIS

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 12:47 WIB

Amerika Diizinkan Menggunakan Pangkalan Turki Buat Serang ISIS

Amerika Diizinkan Menggunakan Pangkalan Turki Buat Serang ISIS

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 09:38 WIB

Lagi, ISIS Lempar Kaum Gay Dari Atas  Gedung

Lagi, ISIS Lempar Kaum Gay Dari Atas Gedung

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 08:48 WIB

Ini Rencana ISIS Kalau Abu Bakr al Baghdadi Terbunuh

Ini Rencana ISIS Kalau Abu Bakr al Baghdadi Terbunuh

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 12:44 WIB

Ini Negara Paling Berbahaya dan Paling Aman di Dunia

Ini Negara Paling Berbahaya dan Paling Aman di Dunia

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 08:10 WIB

Senjata Makan Tuan, Bos ISIS Tewas Oleh Ranjau yang Mereka Tanam

Senjata Makan Tuan, Bos ISIS Tewas Oleh Ranjau yang Mereka Tanam

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 06:19 WIB

Kekurangan Amunisi, ISIS Gunakan Bom Ayam

Kekurangan Amunisi, ISIS Gunakan Bom Ayam

News | Selasa, 21 Juli 2015 | 10:14 WIB

Begini Cara ISIS Ajarkan Anak-anak Penggal Kepala Tahanan

Begini Cara ISIS Ajarkan Anak-anak Penggal Kepala Tahanan

News | Senin, 20 Juli 2015 | 10:21 WIB

Saudi Tangkap 431 Orang Terduga Jaringan ISIS

Saudi Tangkap 431 Orang Terduga Jaringan ISIS

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 03:11 WIB

ISIS Gunakan Tiga Ton Bom untuk Bunuh 100 Orang di Hari Lebaran

ISIS Gunakan Tiga Ton Bom untuk Bunuh 100 Orang di Hari Lebaran

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 07:16 WIB

Terkini

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB