Kapolri: Indonesia Timur Rawan Konflik Saat Pilkada Serentak

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 04 Agustus 2015 | 18:20 WIB
Kapolri: Indonesia Timur Rawan Konflik Saat Pilkada Serentak
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Wakapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan di Konferensi ASEANAPOL, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan kesiapan Polri mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak pada 9 Desember 2015.

"Kami dari Polisi sudah siap, justru yang belum siap itu kan calonnya yang masih satu (sejumlah daerah yang masih memiliki calon tunggal)," kata Badrodin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2015).

Polri, kata Badrodin, sudah memetakan daerah rawan konflik. Potensi konflik bisa terjadi pada saat pengumuman pemenang.

"Kami sudah identifikasi potensi konflik di sejumlah wilayah. Potensi konflik selanjutnya adalah pada saat pengumuman diterima atau ditolak oleh KPU," ujarnya.

Mayoritas daerah yang rawan konflik berada di Indonesia bagian timur.

"Tentu daerah tertentu akan kami monitor. Seperti yang sudah lalu, seperti di NTB (Nusa Tenggara Barat) Bima, kemarin ada terjadi di Manggarai Barat. Kemudian di Sulawesi Selatan, termasuk juga Papua seperti Kabupaten Fakfak," katanya.

Khusus untuk daerah rawan konflik, Badrodin mengatakan jumlah polisinya lebih banyak.

"Tentu ada penambahan personel," kata dia.

Pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota telah dilaksanakan di sembilan provinsi, 36 kota, dan 224 kabupaten pada tanggal 26 – 28 Juli 2015. Namun karena masih ada 13 daerah yang pasangan calon mendaftar kurang dari dua pasangan calon, KPU melakukan perpanjangan masa pendaftaran yang dilaksanakan tanggal 1 – 3 Agustus 2015.

Sampai dengan akhir masa perpanjangan pada pukul 16.00 WIB, dari 13 daerah yang membuka pendaftaran kembali tersebut, terdapat lima daerah yang telah menerima pendaftaran pasangan calon masing-masing satu pasangan calon, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Asahan, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Minahasa Selatan, serta sebanyak tiga pasangan calon yaitu di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Dengan demikian terdapat tujuh daerah yang pasangan calonnya masih kurang dari dua pasangan calon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK: Eks Napi Ikut Pilkada Hancurkan Reputasi Calon Lain

KPK: Eks Napi Ikut Pilkada Hancurkan Reputasi Calon Lain

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 17:36 WIB

Polda Metro Jaya Siap Tangkal Perusuh di Pilkada Serentak

Polda Metro Jaya Siap Tangkal Perusuh di Pilkada Serentak

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:55 WIB

Bahas Calon Kepala Daerah Tunggal, Jokowi Ketemu KPU Sore Ini

Bahas Calon Kepala Daerah Tunggal, Jokowi Ketemu KPU Sore Ini

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:04 WIB

Jusuf Kalla: Pemerintah Masih Bahas Perppu Calon Tunggal

Jusuf Kalla: Pemerintah Masih Bahas Perppu Calon Tunggal

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 19:05 WIB

Pimpinan DPR Segera Temui Jokowi Bahas Calon Tunggal

Pimpinan DPR Segera Temui Jokowi Bahas Calon Tunggal

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 13:54 WIB

Usai Polda Metro, Giliran Mabes Polri Latihan Amankan Pilkada

Usai Polda Metro, Giliran Mabes Polri Latihan Amankan Pilkada

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 12:52 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×