Ahok Ingin Pedagang Kecil Dipermudah Dapat Sertifikat BPOM

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 07 Agustus 2015 | 16:07 WIB
Ahok Ingin Pedagang Kecil Dipermudah Dapat Sertifikat BPOM
Badan Pemeriksa Obat-obatan dan Makanan (BPOM) melakukan sidak dan pengawasan pangan pasar di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Selatan, Kamis (9/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menginginkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta bisa melayani pedagang kecil untuk mendapatkan sertifikat dari BPOM.

"Kami juga harap kerjasama dengan BPOM, ada keluhan dari pedagang kecil, bagaimana kami mau datang ke BPOM di Ragunan di mana kan repot jadinya. Mau ke mobil juga repot untuk mendapatkan kode BPOM itu," ujar Ahok usai teken MoU antara pemerintah DKI dan BPOM RI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Ahok mengatakan dia mendapatkan laporan dari pedagang bahwa produksi mereka kesulitan mendapatkan sertifikat dari BPOM.

"Maka kami menawarkan kerjasama dengan PTSP kami. PTSP kami ada di semua kantor lurah dan camat dan wali kota maupun gubernur. Nah disitu bisa jadi loket penerimaan, bapak ibu nggak perlu taruh orang di sana. Kalau diijinkan seperti itu kami akan bantu keluarin sertifikat. Atau menjadi calo yang mengantar. Dengan cara demikian maka seluruh produk di Jakarta akan mudah mendapatkan kode BPOM," kata Ahok.

Jika hal tersebut terwujud, Ahok menjamin warga Jakarta akan lebih mudah mengetahui mana makanan yang baik dan yang tidak untuk dikonsumsi.

"Jadi bapak ibu bisa buka toko. Titipkan tugasnya apa syaratnya apa, titipkan saja kepada petugas kami, lurah camat. Jadi tugas UMKM adalah membantu mereka mendaftarkan, membawa, memproses, sehingga seluruh Jakarta kami mau memberlakukan, tanpa BPOM anda tidak boleh jualan di Jakarta," kata Ahok.

Ahok menginginkan kelak para penjual makanan juga memiliki tanda pengenal yang dikeluarkan oleh bank sebagai autodebet.

"Jadi nanti kalau orang dagang saya bisa lihat ini orang dagangnya namanya benar nggak dia. Kalau ini berlaku saya yakin dengan sistem aplikasi yang ada orang yang tidak mendaftar di BPOM otomatis tidak laku barang dagangannya karena kita ragu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Hampir Semua Tahu Mengandung Pengawet Mayat

Ahok: Hampir Semua Tahu Mengandung Pengawet Mayat

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 15:13 WIB

BPOM: Makanan Kadaluarsa Meningkat 11 Kali Lipat di Ramadan

BPOM: Makanan Kadaluarsa Meningkat 11 Kali Lipat di Ramadan

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 17:03 WIB

BPOM: Tren Temuan Makanan Berbahaya Turun

BPOM: Tren Temuan Makanan Berbahaya Turun

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 12:24 WIB

BPOM Terus Sidak Makanan

BPOM Terus Sidak Makanan

Foto | Kamis, 09 Juli 2015 | 12:09 WIB

Hati-hati, Makanan Kadaluarsa Marak Jelang Lebaran

Hati-hati, Makanan Kadaluarsa Marak Jelang Lebaran

| Selasa, 07 Juli 2015 | 17:01 WIB

Jelang Lebaran, BPOM Sita Produk Ilegal, Kedaluwarsa dan Rusak

Jelang Lebaran, BPOM Sita Produk Ilegal, Kedaluwarsa dan Rusak

| Selasa, 07 Juli 2015 | 16:45 WIB

Terkini

OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim

OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:09 WIB

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:56 WIB

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:46 WIB

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:32 WIB

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:30 WIB

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB