BKSDA dan Polisi Aceh Tangkap Komplotan Perusak Lingkungan

Laban Laisila | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2015 | 00:31 WIB
BKSDA dan Polisi Aceh Tangkap Komplotan Perusak Lingkungan
Ilustrasi borgol. [Shutterstock]

Suara.com - Petugas Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Satuan Polisi Daerah Aceh, menangkap tangan tiga pelaku perusakan hutan Rawa Singkil. Dari tangan mereka, petugas menemukan lima kubik kayu yang baru ditebang.

Kasubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Aceh, Ajun Komisaris Besar Polisi Mirzawi mengatakan, para pelaku ditangkap saat sedang beraksi menebang kayu. Ketiga pelaku berinisial IR, H, dan RS.

"Ada lima kubik kayu yang kita dapat di lokasi yang berbeda. Kayu itu ditebang secara ilegal oleh para pelaku dengan menggunkan alat chainsaw," kata Mirzawi di Mapolda Aceh, Jumat (7/8/2015).

Menurutnya, sebelum proses penangkapan dilakukan, BKSDA dan polisi sudah terlebih dahulu melakukan pengintaian selama dua malam.

Hasilnya, pada Kamis (6/8/2015), ketiga pelaku penebangan kayu itu berhasil ditangkap.

"Kita sudah mengendap dua malam mengincar mereka. Hingga akhirnya pada kamis, kita berhasil menangkap mereka tanpa ada perlawanan," ujarnya.

Adapun lokasi penangkapan ketiganya, kata dia, yakni di kawasan Desa Buloh Seuma, Trumon, Aceh Selatan. Usai penangkapan, para pelaku langsung dibawa ke Mapolres Aceh Selatan untuk diperiksa.

"Kayu yang kita tangkap sebagian jadi bukti dan sebagian terpaksa kita musnahkan di tempat karena medan untuk membawa kayu itu cukup sulit," ujarnya.

Seperti diketahui, hutan Rawa Singkil termasuk ke dalam hutan suaka margasatwa. Hutan hutan rawa gambut terbesar di Propinsi Aceh ini, juga termasuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser. Kawasan ini kaya akan keanekaragaman hayati, dan memiliki populasi orangutan Sumatera terpadat di Leuser. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jambi Sediakan 200 Ribu Masker Antisipasi Asap Kebakaran Hutan

Jambi Sediakan 200 Ribu Masker Antisipasi Asap Kebakaran Hutan

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 22:30 WIB

AS Kurangi Penggunaan Batubara untuk Pembangkit Listrik

AS Kurangi Penggunaan Batubara untuk Pembangkit Listrik

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 05:00 WIB

Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare

Kebakaran Hutan Papandayan Capai Dua Hektare

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 04:13 WIB

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Ini Bahaya Asap Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan

Health | Jum'at, 31 Juli 2015 | 00:06 WIB

Terkini

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB