Suara.com - Terjangan Topan Soudelor di wilayah Taiwan pada Sabtu (8/8/2015) mengakibatkan korban jiwa. Sedikitnya 4 orang tewas dan 64 orang lainnya mengalami luka.
Terjangan topan yang disertai hujan deras mengganggu jadwal penerbangan. Menurut pihak berwenang, ratusan penerbangan terpaksa ditunda atau dibatalkan.
"Ini merupakan salah satu topan terburuk yang pernah saya lihat," ujar seorang petugas bermarga Jiang yang memeriksa stasiun pompa pada Sabtu dini hari.
Dikatakan Jiang, dirinya melihat sejumlah pohon tumbang dan tiang listrik roboh diterjang topan.
"Mobil saya bergetar ketika saya mengemudi. Ada banyak pohon tumbang dan saya bahkan melihat enam tiang listrik roboh," kata dia.
Pihak berwenang mengeluarkan peringatan terjadinya banjir dan longsor melalui televisi. Badan Meteorologi memperkirakan akan terjadi hujan dan angin pada Sabtu dan Minggu.
Perusahaan listrik Taiwan mengatakan terjangan topan mengakibatkan terganggunya pasokan listrik. Menurut mereka, ada sekitar 2,94 juta rumah tangga tanpa listrik.
Topan Soudelor mengingatkan warga Taiwan kepada Topan Morakot pada tahun 2009. Saat itu, topan yang menerjang wilayah Taiwan selatan mengakibatkan sedikitnya 700 orang tewas atau hilang. (Reuters)