Bila Menteri Baru Gagal, Jokowi Bisa Pilih Menteri dari KMP

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 13 Agustus 2015 | 17:19 WIB
Bila Menteri Baru Gagal, Jokowi Bisa Pilih Menteri dari KMP
Acara pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8). [Setpres/Cahyo]

Suara.com - Ketua DPP Hanura Miryam S. Haryani mengatakan reshuffle kabinet, terutama kementerian bidang ekonomi, yang baru saja dilakukan Presiden Joko Widodo tidak perlu dibesar-besarkan. Menurutnya, yang penting saat ini menunggu hasil kerja mereka.

"Kita harus menyikapi masalah pro kontra ini dengan bijaksana serta tidak perlu dibesar-besarkan. Justru yang harus kita kawal bersama adalah bahwa reshuflle yang telah dilakukan presiden kemarin harus mampu menjawab setiap persoalan yang akhir-akhir ini mendera Indonesia," kata Miryam di Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Masalah yang menjadi perhatian sekarang, menurut Yani, menyangkut nilai tukar rupiah yang terus melemah, harga daging sapi yang melambung tinggi, dan perekonomian negara yang stagnan dalam satu semester terakhir.

Miryam menekankan apabila reshuffle tidak disiapkan untuk solusi atas persoalan tersebut, berarti tidak akan berdampak apa-apa terhadap perbaikan ekonomi.

"Bahkan dimungkinkan muncul desakan kepada Presiden untuk mulai melihat potensi anak bangsa di luar pendukungnya yang lebih kapabel untuk diangkat sebagai pembantunya dalam rangka mencari solusi dari persoalan ekonomi yang melanda negeri ini," ujar anggota Komisi V DPR.

Miryam mengatakan sedang menunggu kinerja menteri-menteri baru.

"Tapi kita tunggu satu sampai dua bulan ke depan gebrakan yang akan terjadi dari menteri-menteri baru ini, kalau kinerjanya bagus kita akan dukung bersama, namun apabila tidak ada hasil kinerja yang jelas, sudah sepatutnya mereka mempertanggungjawabkannya pula," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penunjukan Menteri Baru Tak Libatkan KPK, Ini Penjelasan Wapres

Penunjukan Menteri Baru Tak Libatkan KPK, Ini Penjelasan Wapres

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 16:58 WIB

Reshuffle Jokowi Diibaratkan Sakit Kanker Diberi Obat Kudis

Reshuffle Jokowi Diibaratkan Sakit Kanker Diberi Obat Kudis

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 15:20 WIB

Presiden Evaluasi Kinerja Menteri Tiap Bulan

Presiden Evaluasi Kinerja Menteri Tiap Bulan

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 13:35 WIB

Kenapa Jokowi Reshuffle Menteri Mendekati Acara Pidato Keuangan?

Kenapa Jokowi Reshuffle Menteri Mendekati Acara Pidato Keuangan?

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2015 | 13:06 WIB

Terkini

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB