Polda NTB Peringkat Pertama Pengungkap Kasus Korupsi

Ririn Indriani

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 06:58 WIB
Polda NTB Peringkat Pertama Pengungkap Kasus Korupsi
Ilustrasi: Diborgol. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan hasil evaluasi akhir program kerja 100 hari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti, Polda Nusa Tenggara Barat mendapat peringkat pertama dalam pengungkapan kasus korupsi di wilayah.

Kapolda NTB melalui Direktur Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kombes Pol Prasetijo Utomo kepada wartawan di Mataram, Jumat (14/8/2015), mengatakan bahwa dalam jangka waktu tersebut, Polda NTB telah berhasil mengungkap 68 kasus korupsi.

"Dari target pencapaian 22 kasus, Polda NTB berhasil mengungkap 68 kasus korupsi dalam program kerja 100 hari Kapolri yang baru," katanya.

Prestasi gemilang tersebut disampaikannya setelah Polda NTB mendengar kabar dari Mabes Polri beberapa waktu lalu. "Jadi dengan tujuan untuk meningkatkan sinergitas dalam pemberantasan korupsi, dibentuklah satuan tugas (satgas) antikorupsi, untuk Polda NTB sendiri dikenal dengan nama satgas IV," ujarnya.

Kemudian, prestasi lainnya yang diperoleh Polda NTB yakni penegakkan hukum penyimpangan distribusi barang bersubsidi yang dibentuk dalam satgas VII. "Untuk satgas VII, Polda NTB memperoleh peringkat tiga," ucapnya.

Diakuinya untuk satgas IV dan VII, Polda NTB memberikan perhatian lebih, baik berupa aduan dan laporan masyarakat maupun hasil temuan lapangan pihak Polda NTB. "Terutama mengenai dugaan penyimpangan anggaran dan penyelundupan barang bersubsidi," katanya.

Lebih lanjut, terkait penanganan kasus korupsi, pihaknya selalu membangun koordinasi dengan pihak BPKP NTB maupun penyidik kejaksaan, baik itu dalam menentukan dan memutuskan sebuah perkara.

"Koodinasi yang kami bangun, utamanya dalam hal perhitungan nilai kerugian negara maupun petunjuk tekhnis lainnya," kata Prasetijo.

Atas pencapaian tersebut, Prasetijo mengarahkan kepada anggotanya untuk terus meningkatkan kinerja dan sinergitas sesama aparat penegak hukum (APH) lainnya.

Dalam kesempatan itu pula, ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat NTB atas aduan dan laporan yang jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. "Dengan prestasi ini, menandakan komunikasi masyarakat sudah mulai terbangun dengan pihak kepolisian," ucapnya.

Selain itu, Prasetijo juga memberikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang bertugas di wilayah NTB. "Ini juga berkat peran serta insan pers yang telah bertugas dalam mengawal setiap kasus yang kami tangani," katanya.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemberantasan Kasus Korupsi Harus Didukung Aspek Politis

Pemberantasan Kasus Korupsi Harus Didukung Aspek Politis

News | Senin, 06 Juli 2015 | 03:17 WIB

KPK Periksa Lagi Politisi PDIP, Kali Ini Bersama Pihak Swasta

KPK Periksa Lagi Politisi PDIP, Kali Ini Bersama Pihak Swasta

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 11:46 WIB

Polri Tangani 9 Kasus Megakorupsi Baru Bernilai Triliunan Rupiah

Polri Tangani 9 Kasus Megakorupsi Baru Bernilai Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 16:59 WIB

Ini Komentar Salah Satu Tersangka Kasus Korupsi di Tubuh FIFA

Ini Komentar Salah Satu Tersangka Kasus Korupsi di Tubuh FIFA

Bola | Jum'at, 29 Mei 2015 | 17:00 WIB

Terkini

Suahasil Minta BUMN Kemenkeu Tak Cari Untung lewat Suku Bunga Deposito Tinggi

Suahasil Minta BUMN Kemenkeu Tak Cari Untung lewat Suku Bunga Deposito Tinggi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tangki di Ceweng Jombang

Ayah dan Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tangki di Ceweng Jombang

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 11:10 WIB

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:10 WIB

Gudang di Karet Kuningan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Gudang di Karet Kuningan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp1 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:04 WIB

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 11:00 WIB

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:59 WIB

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:55 WIB

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:51 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

×