Jokowi Diingatkan Dana Desa Rawan Korupsi

Pebriansyah Ariefana, Tri Setyo

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 14:16 WIB
Jokowi Diingatkan Dana Desa Rawan Korupsi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Anggota komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengingatkan Presiden Joko Widodo jika dana desa yang nilainya meningkat di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 rawan korupsi.

"Jangan sampai terjadi kebocoran di sana-sini. Itu harus dilakukan pengawasan dan peraturan dari Bupati dan menteri dalam negeri," kata Hendrawan di warung daun, Cikini, Jakarta, Minggu (15/8/2015).

Seperti diketahui, alokasi dana transfer daerah dan dana desa tahun 2016 mengalami peningakatan, yakni Rp782 triliun. Nilai itu lebih besar hampir Rp2 triliun lebih ketimbang belanja di Kementerian dan Lembaga.

Dengan peningkatan itu, dia berharap bisa dimanfaatkan untuk membangun desa. Sehingga tidak menggantungkan kebutuhan dari impor.

"Perjalanan bangsa kedepan akan menghadapi kesulitan, karena harus membangun kehidupan sosial dan mengubah pola pikir masyarakat. Dengan dana desa ini, saya harap Indonesia lebih baik ke depannya dan hal ini saya rasa realistis bisa tercapai," jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dana desa akan berdampak pada berkembangnya industri lokal seperti ternak dan hasil tani. Hal tersebut nantinya akan berdampak pada turunnya ketergantungan impor Indonesia. Hendrawan juga mengatakan hal tesebut harus didukung semua elemen. Mulai dari pemerintah sampai masyarakat, agar semua yang telah dicanangkan dapat terlaksana.

"Kita nggak bisa jalan sendiri juga, karena semua di sini punya andil sesuai porsinya masing-masing. Mulai dari pemerintah pusat dan daerah, sampai masyarakatnya sendiri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tutupi Defisit APBN 2016, Jokowi Cari Utang Rp273,2 Triliun

Tutupi Defisit APBN 2016, Jokowi Cari Utang Rp273,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Jokowi Patok Pertumbuhan 5,5 persen, DPR: Ini Muluk-muluk

Jokowi Patok Pertumbuhan 5,5 persen, DPR: Ini Muluk-muluk

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:20 WIB

Tahun 2016, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Tahun 2016, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 17:24 WIB

Ini Pidato Lengkap Jokowi Sampaikan RAPBN 2016

Ini Pidato Lengkap Jokowi Sampaikan RAPBN 2016

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 15:43 WIB

Terkini

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB