Anggota DPR: Polisi Jangan Kawal Moge yang Pakai Ngiung-ngiung

Laban Laisila, Bagus Santosa

Senin, 17 Agustus 2015 | 13:40 WIB
Anggota DPR: Polisi Jangan Kawal Moge yang Pakai Ngiung-ngiung
Seorang warga Yogyakarta sedang bercakap-cakap dengan polisi setelah menghentikan konvoi moge di simpang empat Condong Catur, Sabtu (15/8/2015). (Suara.com/Wita Ayodyaputri)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia, mendesak agar polisi tidak boleh sembarangan memberikan pengawalan terhadap rombongan atau kelompok tertentu di jalanan.

Hal ini dikatakan Yudi menanggapi aksi Elanto Wijoyono (32) yang nekat menghentikan konvoi motor gede (moge) di Perempatan Jalan Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (15/8/2015).

"Aturannya begini, undang-undang lalu lintas jelas, terkait rambu itu tanggung jawab Kemenhub, rekayasa lalin polisi lalu lintas. Kalau moge itu dikawal polantas itu ada tanggungjawab kepolisian. Ya untuk mempelancar arus, kepolisian punya kewenangan secara undang-undang," papar Yudi saat dihubungi suara.com, Jakarta, Senin (17/8/2015).

Politisi PKS ini menyoroti, seharusnya kepolisian bisa bertindak bila ada moge yang melanggar aturan.

Yudi mencontohkan, penggunaan rotator oleh konvoi moge, seharusnya tidak diperbolehkan. Rotator, kata dia, hanyalah diperuntukkan buat aparat kepolisian.

"Yang jelas undang-undang sudah ada. Kepolisian kalau memang ada moge itu ada instrumen tidak baik ya harus ditertibkan, jangan mengawal kendaraan yang pakai ngiung-ngiung, biru-biru (rotator), itu kan hanya kepolisian yang boleh, jadi harus ditertibkan," tegasnya.

Ketua Harley Davidson Club Indonesia Yogyakarta Gatot Kurniawan meminta maaf kepada masyarakat atas perilaku anggotanya di perempatan jalan Condong Catur, Depok, Sleman, yang kemudian mengundang kecaman keras dari publik.

"Kita pertama minta maaf kepada masyarakat Yogyakarta, kita juga memberikan apresiasi ke beliau (Elanto Wijoyono) karena sudah diingatkan," kata Gatot dalam konferensi pers di di Rich Hotel, Minggu (16/8/2015).

Seperti diberitakan sebelumnya, publik memuji aksi pengguna sepeda angin bernama Elanto Wijoyono (32) yang berusaha menghadang konvoi motor gede di perempatan jalan Condong Catur, Sabtu (15/8/2015). Elanto protes karena konvoi yang dikawal polisi tersebut tetap menerobos lampu merah dan tidak menghormati hak pengguna jalan lain.

Gatot meminta maaf kalau selama acara Jogja Bike Rendezvous ke-10 mengganggu kenyamanan warga Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HDCI Cari Pengendara Moge Penganiaya Warga Yogyakarta

HDCI Cari Pengendara Moge Penganiaya Warga Yogyakarta

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 12:36 WIB

Terkait Pernyataan Panitia Ajang Klub 'Moge', Ini Komentar Elanto

Terkait Pernyataan Panitia Ajang Klub 'Moge', Ini Komentar Elanto

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 05:52 WIB

Ini Cerita Korban Serempet Moge Berplat Nomo B 6000 RAK di Yogya

Ini Cerita Korban Serempet Moge Berplat Nomo B 6000 RAK di Yogya

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 18:12 WIB

Polda DIY: Iring-iringan Moge di Yogyakarta Sudah Berizin

Polda DIY: Iring-iringan Moge di Yogyakarta Sudah Berizin

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 17:20 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB