Begini Ketatnya Pengawasan Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 19 Agustus 2015 | 16:33 WIB
Begini Ketatnya Pengawasan Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus akan melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Berbagai macam cara sudah dan akan dilakukan.

Terlebih setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim 13 aliran sungai yang sebelumnya penuh dengan sampah saat ini telah dapat diatasi. Ahok banyak merekrut pengawas kebersihan dan memasang kamera pengawas.

"Kita taruh tentara saja di situ. Kamu galak-galakan, lebih galak kita (petugas), dan kita pasang CCTV, mulai kita amatin. Ada perahu petugas juga yang akan terus mungutin sampah, dan kita monitor dengan CCTV, ini sampai bisa deteksi muka ini," kata Ahok.

Hal itu dikatakan Ahok ketika rapat koordinasi mengenai Pariwisata bersama Menteri Koordinasi bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2015).

"Kalau dia pasangin e-KTP, saya bisa taruh datanya dia siapa. Ini CCTV kita betul-betul canggih kayak film-film mission impossible, tapi ini asli ini. Kita (mau) pasang 6.000 (CCTV) seperti ini," jelas Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menerangkan, para petugas kebersihan yang tersebar di Jakarta adalah pekerja harian lepas yang memang difokuskan untuk menangani masalah sampah. Sebuah digaji besar.

"Ini semua adalah pegawai harian lepas, yang kami gaji dengan UMP (selama) 13 bulan gaji, anak-anak kasih KJP, kita mau bangunkan rusun buat mereka, dan boleh naik Transjakarta gratis. Penghasilan mereka Rp4 jutaan sebenarnya kalau punya anak 2-3 anak kami yang urus, tidak ada alasan mereka tidak baik," kata Ahok.

Untuk diketahui, Pemerintah DKI saat ini juga telah memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah di jalanan dan sungai akan dikenai sanksi denda sebesar Rp500 ribu. Sanksi itu dapat diberlakukan setelah Pemprov DKI sudah memiliki Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2013 tentang Pengolahan Sampah yang mengatur tentang sanksi terhadap pelaku pembuang sampah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Lihat, Hampir Semua Sungai di Jakarta Bersih

Ahok: Lihat, Hampir Semua Sungai di Jakarta Bersih

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 15:31 WIB

Ahok Berencana Bangun 2.200 Rusun di Pasar Rumput

Ahok Berencana Bangun 2.200 Rusun di Pasar Rumput

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 11:47 WIB

Ahok akan Bertemu Rizal Ramli Siang Ini

Ahok akan Bertemu Rizal Ramli Siang Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 11:31 WIB

Resmikan Pasar Manggis, Ahok Minta Pedagang Tak Jual Kiosnya

Resmikan Pasar Manggis, Ahok Minta Pedagang Tak Jual Kiosnya

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 10:01 WIB

Ahok: Perda Betawi Bertujuan untuk Pelestarian Budaya

Ahok: Perda Betawi Bertujuan untuk Pelestarian Budaya

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 05:17 WIB

Ahok Puji Jokowi Undang Banyak Warga Biasa ke Upacara di Istana

Ahok Puji Jokowi Undang Banyak Warga Biasa ke Upacara di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 21:43 WIB

Ahok: Kita Tidak Berkorban Nyawa, Hanya Diminta Jangan Korupsi

Ahok: Kita Tidak Berkorban Nyawa, Hanya Diminta Jangan Korupsi

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 16:48 WIB

Ini Prediksi Ahok Tentang Indonesia 10 Tahun Mendatang

Ini Prediksi Ahok Tentang Indonesia 10 Tahun Mendatang

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 10:51 WIB

Upacara HUT RI ke-70, Ahok: Banyak Warga di DKI Belum 'Merdeka'

Upacara HUT RI ke-70, Ahok: Banyak Warga di DKI Belum 'Merdeka'

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 09:15 WIB

Ini Harapan Ahok di Momen HUT ke-70 Republik Indonesia

Ini Harapan Ahok di Momen HUT ke-70 Republik Indonesia

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 06:17 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB