Ahok: Kita Tidak Berkorban Nyawa, Hanya Diminta Jangan Korupsi

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 17 Agustus 2015 | 16:48 WIB
Ahok: Kita Tidak Berkorban Nyawa, Hanya Diminta Jangan Korupsi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperingatkan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan DKI Jakarta tidak melakukan pemerasan dalam melayani warga. Jika masih meminta pungutan liar, lebih baik mereka keluar dari status PNS.

Ahok menjelaskan gaji PNS di DKI sudah di atas rata-rata. Bahkan lebih besar darpada swasta.

"Kalau masih meras, merasa tidak cukup, kita harus berkata pada diri kita, dan harusnya kita cukupkan diri kita pada penghasilan. Kalau tidak mau, saya persilahkan lebih baik jangan jadi PNS," ujar Ahok di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2015).

Ahok tahu ada PNS DKI yang masih mengutip pungutan liar dari warga. Bahkan meminta 'jatah' dari pedagang kali lima (PKL). Jika itu masih juga terjadi, si PNS sudah melanggar sumpah jabatan karena korupsi.

"Karena sumpah jabatan kita mempermalukan kita. Ini akan merusak generasi yang akan datang, karena melihat kemunafikan kita, kita bersumpah atas nama Allah. Kita bersumpah atas nama Tuhan YME. Tapi kelakuan mempermalukan Tuhan," kata Ahok.

"Karena itu saya harap kita bersama-sama, di HUT ke-70 ini kita harus menjadi patriot bangsa. Tidak diminta untuk mengorbankan nyawa bahkan tidak berdarah kita, hanya diminta tidak korupsi," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menginginkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI dapat bekerja dengan baik untuk bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

"Kami berharap PTSP di HUT ke-70 ini akan memberi kemudahan bagi seluruh warga di Jakarta, bagi seluruh yang mengurus perizinan di Jakarta untuk diselesaikan. Kita menyiapkan pelayanan satu hari selesai. Semua kita harapkan bisa diselesaikan 1 hari. Harus diselesaikan dalam 1 hari. Itu harapan kita," jelas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Ingatkan Usul Perketat Remisi untuk Koruptor

KPK Ingatkan Usul Perketat Remisi untuk Koruptor

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 13:18 WIB

Ini Prediksi Ahok Tentang Indonesia 10 Tahun Mendatang

Ini Prediksi Ahok Tentang Indonesia 10 Tahun Mendatang

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 10:51 WIB

Upacara HUT RI ke-70, Ahok: Banyak Warga di DKI Belum 'Merdeka'

Upacara HUT RI ke-70, Ahok: Banyak Warga di DKI Belum 'Merdeka'

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 09:15 WIB

Ini Harapan Ahok di Momen HUT ke-70 Republik Indonesia

Ini Harapan Ahok di Momen HUT ke-70 Republik Indonesia

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 06:17 WIB

Ahok: Kalau Negara Mau Maju, Sejarah Harus jadi Landasan Utama

Ahok: Kalau Negara Mau Maju, Sejarah Harus jadi Landasan Utama

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 23:19 WIB

Di Mata Ahok, HUT RI Tahun Ini Sangat Berbeda

Di Mata Ahok, HUT RI Tahun Ini Sangat Berbeda

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 21:49 WIB

Ahok Tak Mau Petugas Satpol PP Jadi "Mafia"

Ahok Tak Mau Petugas Satpol PP Jadi "Mafia"

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 02:32 WIB

Delapan Janji Keistimewaan untuk Pekerja Kebersihan dari Ahok

Delapan Janji Keistimewaan untuk Pekerja Kebersihan dari Ahok

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 12:29 WIB

Ahok Dorong PPSU dan PHL DKI Lawan Pejabat 'Nakal'

Ahok Dorong PPSU dan PHL DKI Lawan Pejabat 'Nakal'

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 11:23 WIB

Premanisme Ancam Pekerjaan PPSU dan PHL di Jakarta

Premanisme Ancam Pekerjaan PPSU dan PHL di Jakarta

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 10:43 WIB

Terkini

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 21:21 WIB

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

×