Pengacara: Lelaki Bersenjata di KA Eropa Perampok yang Kelaparan

Liberty Jemadu

Senin, 24 Agustus 2015 | 04:05 WIB
Pengacara: Lelaki Bersenjata di KA Eropa Perampok yang Kelaparan
Sejumlah polisi Prancis menyelidiki kereta api tempat terjadinya serangan bersenjata pada Jumat (21/8) [Reuters/Pascal Rossignol].

Suara.com - Lelaki bersenjata yang menyerang penumpang di sebuah kereta api di Prancis Jumat (21/8/2015) lalu mengaku terkejut karena dicap sebagai teroris dan mengatakan dia hanya perampok biasa yang kelaparan, demikian kata pengacaranya Minggu (23/8/2015).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang lelaki bersenjata menyerang penumpang sebuah kereta api yang sedang menuju Paris, Prancis dari Asterdam, Belanda. Aksi lelaki itu berhasil dilumpuhkan oleh tiga tentara AS yang kebetulan menjadi penumpang dalam kereta itu. Meski demikian, setidaknya tiga orang terluka dalam insiden tersebut.

Menurut beberapa sumber dari pihak keamanan Prancis dan Spanyol, lelaki bersenjata itu bernama Ayoub el Khazzani. Ia adalah terduga teroris yang sudah diamati oleh polisi-polisi Eropa.

"Ia adalah orang yang sangat sakit, yang sangat lemah secara fisik, dan sangat kurus seperti orang yang kekurangan gizi," kata Sophie David, pengacara El Khazzani, "Dia terkejut karena aksinya disebut berlatarkan motif terorisme."

David mengatakan bahwa kliennya kini ditahan di kota Arras, wilayah sebelah utara Prancis. Di stasiun KA kota itu dia ditahan.

Kepada David El Khazzani mengaku menemukan senapan Kalashnikov, senjata yang digunakannya di dalam KA, di sebuah taman dekat stasiun Gare du Midi, Brussels, Belgia. Di tempat itu ia biasanya beristirahat.

"Beberapa hari kemudian dia memutuskan untuk masuk ke dalam kereta, karena beberapa rekannya sesama tunawisma mengatakan bahwa kereta itu berisi banyak penumpang kaya," cerita David.

Sementara Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, pada Sabtu (22/8/2015), mengatakan bahwa sebelum dilumpuhkan El Khazzani sempat melepaskan beberapa tembakan.

Cazeneuve mengatakan pemerintah Spanyol pernah memberitahukan kepada intelijen Prancis bahwa El Khazzani memiliki hubungan dengan gerakan radikal Islam. El Khazzani diyakni pernah tinggal di Spanyol dan pernah ditahan karena terlibat dalam penyelundupan narkotika. Beberapa media Spanyol mengatakan dia menelan paham radikal saat berada di dalam penjara.

Pihak keamanan Spanyol mengatakan El Khazzani pernah tinggal di Madrid pada 2007 sampai 2010. Ia kemudian pindah ke kota pelabuhan Algeciras. Ia hidup bersama keluarganya di El Saladillo, sebuah kawasan yang terkenal dengan banyaknya jumlah pengangguran dan peredaran narkotika.

Ia juga diyakini pindah ke Prancis pada 2014 dan sempat pergi ke Suriah, pusat gerakan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia diketahui berangkat ke Suriah melalui Istanbul, Turki. Ia ke sana menggunakan pesawat terbang dari Berlin, Jerman pada 10 Mei lalu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teroris dalam Kereta Api Eropa Dilumpuhkan Dua Warga AS

Teroris dalam Kereta Api Eropa Dilumpuhkan Dua Warga AS

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 07:42 WIB

ISIS Hancurkan Biara di Suriah, Pindahkan Warga Kristen ke Markas

ISIS Hancurkan Biara di Suriah, Pindahkan Warga Kristen ke Markas

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 07:22 WIB

Kayla Mueller Disiksa dan Diperkosa Berulang Sebelum Tewas

Kayla Mueller Disiksa dan Diperkosa Berulang Sebelum Tewas

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 06:56 WIB

Amerika Jadi Tuan Rumah Pertemuan Anti ISIS

Amerika Jadi Tuan Rumah Pertemuan Anti ISIS

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 05:31 WIB

Diberitakan Hendak Gabung ISIS, Rahmad dan Afrian Membantah Keras

Diberitakan Hendak Gabung ISIS, Rahmad dan Afrian Membantah Keras

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 14:27 WIB

ISIS Tahan Perempuan Hamil Asal Swedia

ISIS Tahan Perempuan Hamil Asal Swedia

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 05:01 WIB

Peta Ini Tunjukkan Negara Mana Saja yang Jadi Incaran ISIS

Peta Ini Tunjukkan Negara Mana Saja yang Jadi Incaran ISIS

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:24 WIB

Terkini

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:32 WIB

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:30 WIB

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB