Ketahui Cara Isi Pendataan Ulang PNS Elektronik

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 02 September 2015 | 16:43 WIB
Ketahui Cara Isi Pendataan Ulang PNS Elektronik
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan para CPNS (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendata ulang PNS secara elektronik selama 1 September sampai 31 Desember 2015.

Metode tersebut berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara untuk menjamin keterpaduan dan akurasi data dalam sistem informasi ASN, setiap instansi pemerintah memutakhiran data pegawai secara berkala dan menyampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara.

Untuk mendukung pengelolaan manajemen ASN, ditetapkan peraturan kepala BKN Nomor 19 Tahun 2015 tentang pedoman pelaksanaan pendataan ulang secara elektronik tahun 2015.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan saat ini jumlah PNS di Jakarta berjumlah 68.856 orang yang terdiri dari PNS 67.387 orang dan CPNS 1.469 orang.

"Tujuan E-PUPNS atau pendataan ulang PNS secara elektronik agar mendapatkan data PNS yang ril, akurat, secara nasional, pada umumnya dan di pemerintahan daerah Provinsi DKI Jakarta pada khususnya," kata Agus di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Pendataan PNS diresmikan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam sambutan, Ahok mengatakan kalau sampai ada PNS yang belum terdaftar hingga batas waktu yang ditentukan akan dianggap mengundurkan diri.

"Kalau dua bulan nggak ngisi emang kayaknya dilepas aja atau nggak mau ngisi, kalau sampai Desember nggak selesai berarti dia undurin diri," ujar Ahok.

"Dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan YME, maka pendataan ulang PNS dengan sistem elektronik resmi kita luncurkan," Ahok menambahkan.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan pendaftaran ulang PNS:

1. Kunjungi links https://pupns.bkn.go.id.
2. Silakan klik pada icon “Daftar.”
3. Kemudian masukkan NIP Anda lalu klik “Cari,” jika benar maka akan muncul nama lengkap Anda dan instansi daerah di mana Anda bertugas.
4. Jika benar, silakan masukan email aktif anda pada kolom isian email, lalu pilih lanjut.
5. Masukkan password yang akan Anda gunakan untuk login pada aplikasi PUPNS 2015 nantinya, kemudian input kembali di bawahnya dengan kode password yang sama seperti sebelumnya.
6. Isi kolom isian Nama Ibu Anda.
7. Pada kolom “Pertanyaan Pengaman,” harap hati-hati betul jika Anda apapun pertanyaan dan jawabannya, pastikan Anda benar-benar tidak akan lupa, ini penting karena pada bagian inilah yang akan dapat digunakan sebagai kata kunci jika Anda lupa atau kehilangan “Kode Registrasi” ataupun untuk cetak ulang tanda bukti registrasi PUPNS 2015 di lain waktu.
8. Selanjutnya, input kode chapta yang terlihat dengan benar kemudian klik “Registrasi.”
9. Jika pendaftaran berhasil, maka akan muncul halaman baru “Registrasi Sukses,” silakan klik “Cetak.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Nunggu Pejabat DKI Mengundurkan Diri

Ahok Nunggu Pejabat DKI Mengundurkan Diri

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:28 WIB

Kadisperin Ingin Pensiun Dini, Ini Kata Ahok

Kadisperin Ingin Pensiun Dini, Ini Kata Ahok

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:38 WIB

Polisi Ciduk PNS Calo yang Mengaku Sebagai Penyidik KPK

Polisi Ciduk PNS Calo yang Mengaku Sebagai Penyidik KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 21:12 WIB

Sementara Ini, Pemberian THR bagi PNS Hanya untuk 2016

Sementara Ini, Pemberian THR bagi PNS Hanya untuk 2016

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 07:10 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×