Demokrat: SBY Kawal Jokowi Sampai Akhir, Tapi Tak Ingin Gabung

Siswanto

Kamis, 03 September 2015 | 11:35 WIB
Demokrat: SBY Kawal Jokowi Sampai Akhir, Tapi Tak Ingin Gabung
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Antara)

Suara.com - Partai Amanat Nasional resmi merapat ke pemerintahan Presiden Joko WIdodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Lalu bagaimana dengan Partai Demokrat yang selama ini memiliki kedekatan dengan PAN? apakah akan menyusul bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat?

"Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sudah jelas, ngawal Jokowi sampai akhir masa jabatan," kata anggota Dewam Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok kepada Suara.com, Kamis (3/9/2015).

Namun, kata guru besar psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu, mengawal pemerintah bukan berarti bergabung dengan pemerintah.

"Tapi Demokrat tidak ingin gabung dalam pemerintah," kata Mubarok.

Mubarok menjelaskan mengawal dan bergabung maknanya berbeda. Kalau bergabung, katanya, berarti ikut mempertangungjawabkan kebijakan pemerintah.

"Tapi kalau membantu, sifatnya mengawal supaya sampai sampai ke terminal," kata Mubarok.

DPP Partai Demokrat melihat sisi positif dari bergabungnya PAN ke koalisi partai politik pendukung pemerintah.

"Gini, kalau saya tidak memandang negatif. Karena pilihannya begini, apakah mengawal Jokowi sampai akhir masa jabatan atau menjatuhkannya di tengah jalan," kata Mubarok.

Mubarok menambahkan kalau pilihannya menjatuhkan pemerintah di tengah jalan, ongkosnya akan lebih mahal, bahkan masa depan bangsa tidak bisa dibayangkan.

"Karena itu, lebih baik kawal Jokowi sampai akhir masa jabatan, meski mengecewakan. Itu lebih baik daripada bikin huru hara di tengah jalan," kata Mubarok.

Menurut Mubarok keputusan PAN meninggalkan Koalisi Merah Putih dan bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat dalam konteks mengawal pemerintah.

"Supaya Jokowi jangan dikendalikan oleh kelompok kepentingan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Pro Jokowi, Demokrat: Pilihannya, Dukung atau Jatuhkan

PAN Pro Jokowi, Demokrat: Pilihannya, Dukung atau Jatuhkan

News | Kamis, 03 September 2015 | 11:22 WIB

PAN Tinggalkan KMP, Ini Tanggapan Fraksi-fraksi KIH DPR

PAN Tinggalkan KMP, Ini Tanggapan Fraksi-fraksi KIH DPR

News | Rabu, 02 September 2015 | 18:56 WIB

PAN Gabung Koalisi Pro Pemerintah, Siapa yang Melobi?

PAN Gabung Koalisi Pro Pemerintah, Siapa yang Melobi?

News | Rabu, 02 September 2015 | 14:28 WIB

Soal Demokrat di Kabinet, Ruhut: Biarlah Antara Pak Jokowi-SBY

Soal Demokrat di Kabinet, Ruhut: Biarlah Antara Pak Jokowi-SBY

News | Sabtu, 04 Juli 2015 | 18:49 WIB

Ruhut: Sekjen Partai Demokrat Wajib Sehati dengan SBY

Ruhut: Sekjen Partai Demokrat Wajib Sehati dengan SBY

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 00:43 WIB

Siapa Sekjen Demokrat, Ruhut: Cuma Tuhan dan SBY yang Tahu

Siapa Sekjen Demokrat, Ruhut: Cuma Tuhan dan SBY yang Tahu

News | Senin, 18 Mei 2015 | 18:00 WIB

Terkini

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

×