Kebakaran Hutan di Palangka Raya Rambah Pemukiman

Ardi Mandiri

Senin, 07 September 2015 | 01:44 WIB
Kebakaran Hutan di Palangka Raya Rambah Pemukiman
Ilustrasi

Suara.com - Sejumlah Warga di RT 02 RW II Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Minggu sore panik karena kebakaran lahan gambut mulai merembet mendekati perumahan di pemukiman warga.

Berdasarkan pantauan kebakaran lahan kosong terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu menyebabkan sebagian warga sampai membawa barang-barang dan perabotan rumah tangga keluar dari hunian.

"Karena di lahan di sebelah barak (rumah kontrakan) terbakar saya takut tempat tinggal ikut terbakar makanya saya dan suami keluarkan barang-barang sebagai upaya antisipasi. Apinya besar sampai-sampai jarak pandang bisa cuma 10-20 meter," kata Nita warga di komplek perumahan Supra, kelurahan setempat.

Selain itu, lanjut dia, api yang berasal dari dedaunan yang terbakar juga terlihat berterbangan dan ditakutkannya bisa menyambar rumah Ia mengatakan, kebakaran cepat meluas di arena tersebut, selain karena kondisi lahan yang penuh semak kering juga dikarenakan hembusan angin yang cukup kencang.

Tak jauh berbeda, Amdani warga Komplek Sabilillah 2 mengatakan, lahan di sekitar rumahnya yang ditanami kelapa sawit ikut terbakar.

"Tanaman sawit, pohon pisang dan tanaman lainnya ludes terbakar. Jarak dari rumah tinggal sekitar 10 meter tapi saya sudah membasahi pekarangan rumah dengan harapan api tidak bisa menyebar. Saya juga sudah lapor sama pemilik lahan tentang kebakaran ini," kata pria yang bertindak sebagai penjaga lahan itu.

Berdasarkan pantauan, penanganan kebakaran tersebut turut turun beberapa pihak pemadam kebakaran di antaranya dari Mangala Agni, kemudian damkar Biro Umum Setda Provinsi Kalteng serta beberapa pemadam lainnya.

Selain itu, terlihat pula warga secara gotong royong berupaya membantu pemadaman dengan menggunakan selang, ember, menggunakan ranting pohon. Warga juga berinisiatif membuat batas dengan menebas dan membersihkan semak di sekitar tempat tinggalnya.

Luasnya lahan yang dipenuhi semak belukar kering serta kencangnya tiupan angin menyebabkan kebakaran tersebut sulit dipadamkan oleh petugas.

Anwar, salah satu petugas pemadam mengatakan, sebagai upaya memaksimalkan upaya pemadaman, maka tim pemadam menempati beberapa area berbeda.

"Kebakaran ini terletak di dua komplek makanya kami menjaga agar masing-masing kebakaran lahan di wilayah ini tidak bertambah luas. Kencangnya tiupan angin ditambah arah angin mengarak ke kami menyebabkan kami sedikit kesulitan. Kami sulit melihat akibat tebalnya asap dan mata kami juga pedih," katanya.

Hingga saat berita ini diturunkan pihak pemadam terus melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Selain itu, juga masih terlihat hilir mudik mobil pemadam yang menuju lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Perintahkan Perusahaan Pembakar Lahan Ditindak Tegas

Jokowi Perintahkan Perusahaan Pembakar Lahan Ditindak Tegas

News | Minggu, 06 September 2015 | 20:16 WIB

Jokowi Akan Tinjau Langsung Penanganan Kebakaran Hutan

Jokowi Akan Tinjau Langsung Penanganan Kebakaran Hutan

News | Minggu, 06 September 2015 | 09:16 WIB

Kabut Asap Meluas, Pemerintah Siapkan Operasi Darurat

Kabut Asap Meluas, Pemerintah Siapkan Operasi Darurat

News | Sabtu, 05 September 2015 | 16:50 WIB

Citilink Batalkan 58 Penerbangan Akibat Kabut Asap

Citilink Batalkan 58 Penerbangan Akibat Kabut Asap

Bisnis | Sabtu, 05 September 2015 | 16:10 WIB

Terkini

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB