Wali Kota-Bupati se-Indonesia Tolak Pembubaran IPDN

Ardi Mandiri

Rabu, 09 September 2015 | 05:41 WIB
Wali Kota-Bupati se-Indonesia Tolak Pembubaran IPDN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Sejumlah wali kota dan bupati di Indonesia tidak sepakat dengan wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengusulkan pembubaran Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN/STPD).

"Membereskan rumah itu tidak perlu harus membongkarnya dan membangunnya lagi. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan tapi tidak dengan membongkar," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, alumni IPDN atau STPDN yang sudah banyak berkarir di pemerintahan adalah bukti jika mereka semua adalah pelayan masyarakat yang handal.

Bima mengaku dalam memajukan dan membangun Kota Bogor banyak dibantu oleh lulusan STPDN dan karenanya dia berterima kasih atas semua upaya yang dilakukan itu.

"Sangat membantu, mereka semua adalah orang-orang yang loyal. Dalam artian loyal pada pimpinan dan loyal pada rakyat. Pimpinan yang selalu memikirkan masyarakat itu diimplementasikan oleh keahlian dari para pejabat yang lulusan STPDN ini," katanya.

Hal serupa diungkapkan oleh Wali Kota Singkawang Awang Ishak yang menyatakan jika pernyataan yang dilontarkan oleh Ahok adalah pernyataan yang hanya ingin membuat perbedaan saja.

"Saya heran juga kenapa bisa ada usulan seperti itu. Alumni STPDN itu banyak berbuat dan banyak membantu tugas-tugas pemerintahan karena mereka memang ahlinya," katanya.

Awang mengatakan, setiap bidang di dunia ini ada ahlinya. Dalam menjalankan organisasi pemerintahan, membutuhkan orang-orang yang ahli dalam pelayanan administrasi dan itu dimiliki oleh lulusan STPDN.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan harus diurus oleh ahlinya yakni orang-orang yang memang punya latar belakang atau disiplin ilmu kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan.

"Yang mau saya sampaikan, semua ada ahlinya dan berikanlah kepercayaan kepada ahlinya itu. Untuk administrasi dan tata kelola pemerintahan harusnya memang diisi oleh yang ahli pada bidangnya dan jangan menempatkan orang kesehatan seperti dokter dan lainnya," katanya.

Sementara Bupati Lampung Utara Agung Ilmu juga mempunyai pandangan yang sama mengenai lulusan dari IPDN tersebut. Menurutnya, mereka harus diberdayakan dan diberikan kesempatan.

"Orang-orang yang menempuh pendidikan di STPDN itu semuanya terpilih melalui proses penjaringan yang ketat dan dididik dengan ilmu pemerintahan serta tata kelola administrasi," katanya.

Agung mengaku, banyak alumni STPDN diberdayakan dan diberikan kesempatan untuk melayani masyarakat. Mulai dari pelayanan tingkat kelurahan, kecamatan, bagian, badan maupun SKPD dijalankan oleh alumni STPDN. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Minta IPDN Dibubarkan, Djarot: Tangkap Tikusnya Saja

Ahok Minta IPDN Dibubarkan, Djarot: Tangkap Tikusnya Saja

News | Selasa, 08 September 2015 | 20:20 WIB

Ahok Minta Jokowi Bubarkan IPDN, Puan: Bubarkan IPDN Langgar UU

Ahok Minta Jokowi Bubarkan IPDN, Puan: Bubarkan IPDN Langgar UU

News | Selasa, 08 September 2015 | 18:58 WIB

Sering Copot Pejabat, Ahok Dituding Jadikan PNS Kelinci Percobaan

Sering Copot Pejabat, Ahok Dituding Jadikan PNS Kelinci Percobaan

News | Selasa, 08 September 2015 | 15:29 WIB

DPRD DKI Kritik Ahok Karena Minta IPDN Dibubarkan

DPRD DKI Kritik Ahok Karena Minta IPDN Dibubarkan

News | Selasa, 08 September 2015 | 13:59 WIB

Terkini

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:30 WIB

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:29 WIB

×