Australia Akan Tampung 12 Ribu Pengungsi Suriah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2015 | 12:54 WIB
Australia Akan Tampung 12 Ribu Pengungsi Suriah
Perdana Menteri Tony Abbott. (Reuters/David Gray)

Suara.com - Pemerintah Australia berjanji menyiapkan kuota penduduk untuk 12.000 pengungsi Suriah yang bermigrasi karena negaranya dilanda perang saudara. Hal itu dikatakan langsung Perdana Menteri Tony Abbott.

Bahkan Abbott akan mengalokasikan 'ruang' negaranya untuk 13.750 orang Suriah. Hanya saja Abbott akan memprioritaskab bagi pengungsi yang benar-benar teraniaya.

"Australia tetap berkomitmen mendukung upaya internasional untuk melawan Daesh, yang mengancam stabilitas di Irak dan Timur Tengah dan keamanan Australia," kata Abbott kepada wartawan di Canberra.

Keputusan ini ditetapkan menyusul desakan dari oposisi pemerintah jika Australia harus ambil bagian menerima pengungsi Suriah. Sebab Australia sebagai salah satu negara yang memerangi ISIS di sana. Akibatnya banyak warga sipil yang menjadi sasaran tembak.

Dalam putusan itu, Australia juga berkomitmen memberikan penghidupan kepada 240.000 orang mengungsi di Suriah dan Irak. Jumlah uang yang Australia keluarkan mencapai 44 juta dolar Australia.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memprediksi arus pengungsi atau migran dari Timut Tengah belum berhenti. Mereka adalah para korban perang, krisis politik dan kemiskinan di negaranya.

PBB mencatat akan ada 850 ribu imigran yang akan melintasi Laut Mediterania untuk mencari perlindungan ke Eropa. Prediksi ini bersifat konservatif. Badan pengungsi PBB UNHCR menyerukan kebijakan suaka lebih kohesif untuk menanggapi arus pengungsi ini.

UNHCR dalam pernyataannya kembali menegaskan mereka ke Eropa karena kondisi dunia di Timur Tengah yang tidak stabil. Mereka ingin berlindung dari perang. Namun kebanyakan dari mereka tewas di laut karena tenggelam. Jumlahnya sampai raturan orang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hampir Sejuta Migran Timur Tengah Diprediksi Kembali ke Eropa

Hampir Sejuta Migran Timur Tengah Diprediksi Kembali ke Eropa

News | Rabu, 09 September 2015 | 11:41 WIB

Menolak Dinikahi Pimpinan ISIS, Seorang Janda Bakar Diri

Menolak Dinikahi Pimpinan ISIS, Seorang Janda Bakar Diri

News | Selasa, 08 September 2015 | 15:12 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Anggota Militer Belanda Gabung dengan ISIS

Untuk Pertama Kalinya, Anggota Militer Belanda Gabung dengan ISIS

News | Jum'at, 04 September 2015 | 07:56 WIB

13,7 Juta Anak di Timur Tengah Terancam Jadi 'Generasi Militan'

13,7 Juta Anak di Timur Tengah Terancam Jadi 'Generasi Militan'

News | Kamis, 03 September 2015 | 17:20 WIB

ISIS Hancurkan Situs "Temple of Bel" di Suriah

ISIS Hancurkan Situs "Temple of Bel" di Suriah

News | Selasa, 01 September 2015 | 16:16 WIB

ISIS 'Panggang' Empat Tawanannya Hidup-hidup

ISIS 'Panggang' Empat Tawanannya Hidup-hidup

News | Selasa, 01 September 2015 | 06:49 WIB

Bos Pasukan Bom Bunuh Diri ISIS: Hanya Satu Penyesalan Saya

Bos Pasukan Bom Bunuh Diri ISIS: Hanya Satu Penyesalan Saya

News | Selasa, 01 September 2015 | 06:45 WIB

ISIS Sulap Kuil Kuno di Suriah Jadi Tumpukan Puing

ISIS Sulap Kuil Kuno di Suriah Jadi Tumpukan Puing

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 06:11 WIB

Kisah Nyawa Jadi Taruhan untuk ke Eropa

Kisah Nyawa Jadi Taruhan untuk ke Eropa

News | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 09:04 WIB

AS Bunuh Pakar Komputer ISIS

AS Bunuh Pakar Komputer ISIS

News | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 06:15 WIB

Terkini

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:49 WIB

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:48 WIB

×