Curi Ikan di Natuna, 4 Kapal Vietnam Ditangkap

Ardi Mandiri

Kamis, 10 September 2015 | 00:41 WIB
Curi Ikan di Natuna, 4 Kapal Vietnam Ditangkap
Ilustrasi Penangkapan Nelayan Asing

Suara.com - Kapal Patroli Hiu Macan 001 menangkap empat kapal motor nelayan asal Vietnam yang sedang mencuri ikan di peraitan Natuna, Kepulauan Riau, Senin (7/9/2015), kata Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, Sumono Darwinto.

"Saat ini keempat kapal motor nelayan Vietnam tersebut sedang digiring menuju dermaga Stasiun PSDKP Pontianak," kata Sumono Darwinto saat dihubungi di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan kapal-kapal motor pencuri ikan yang memuat 51 anak buah kapal (ABK) itu, kini sedang dikawal menuju Dermaga PSDKP Pontianak, yang diperkirakan akan sampai sekitar satu hingga dua hari kedepannya.

Kapal-kapal motor nelayan Vietnam tersebut KM KG 93525 TS (GT 139 dengan ABK 20 orang; kemudian KM KG 91490 TS (GT 139 dengan ABK lima orang); KM KG 93877 TS (GT 139 dengan ABK empat orang); dan KM KG 93577 TS (GT 139 dengan ABK sebanyak 22 orang).

"Keempat KM nelayan Vietnam tersebut tertangkap tangan saat sedang melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) tanpa dilengkapi dokumen-dokumen perizinan kegiatan penangkapan ikan dari pemerintah RI, dan menggunakan alat tangkap yang dilarang, seperti pukat trawl.

Nelayan asing tersebut melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 (2) UU No. 45/2009 tentang perubahan atas UU No. 31/2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun, dan denda paling banyak Rp20 miliar, kata Sumono.

"Kami dalam hal ini, memang tidak pandang bulu menekan pencurian ikan seminimal mungkin oleh nelayan asing, sesuai dengan komitmen pemerintah pusat," ungkapnya.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) wilayah perairan Kalbar memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, seperti pencurian ikan oleh nelayan-nelayan asing.

Ada tiga wilayah perairan Indonesia yang menjadi primadona pencurian ikan bagi nelayan asing karena kaya akan ikan dan sumber daya kelautan lainnya, yaitu perairan Natuna, perairan Arafura, dan perairan Utara Sulut.

Perairan Kalbar termasuk dalam Zona III bersama Natuna, Karimata dan Laut China Selatan dengan potensi ikan tangkap sebanyak satu juta ton per tahun. Jenis ikan bervariasi seperti tongkol, tenggiri dan cumi-cumi.

Luas areal perairan Kalbar sampai Laut Cina Selatan seluas 26.000 km, meliputi 2.004.000 hektare perairan umum, 26.700 hektare perairan budi daya tambak, dan 15.500 hektare laut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian Kelautan dan Perikanan Pulangkan 319 Awak Kapal Asing

Kementerian Kelautan dan Perikanan Pulangkan 319 Awak Kapal Asing

Bisnis | Sabtu, 04 April 2015 | 01:14 WIB

Organisasi Nelayan Tradisional Keluhkan Minimnya Pakar Hukum Laut

Organisasi Nelayan Tradisional Keluhkan Minimnya Pakar Hukum Laut

News | Senin, 30 Maret 2015 | 01:20 WIB

Thailand Ancam Hukum Mati Pengusaha Perikanan Pekerjakan Budak

Thailand Ancam Hukum Mati Pengusaha Perikanan Pekerjakan Budak

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 15:13 WIB

TNI AL Tenggelamkan Kapal Ikan Papua Nugini

TNI AL Tenggelamkan Kapal Ikan Papua Nugini

News | Minggu, 21 Desember 2014 | 15:56 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×