Palembang Nyatakan Asap Kebakaran Hutan Bahayakan Manusia

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 September 2015 | 10:34 WIB
Palembang Nyatakan Asap Kebakaran Hutan Bahayakan Manusia
Kabut asap di kota Pekanbaru, Senin (27/7). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan makin buruk karena berada di atas ambang normal. Ini dapat membahayakan kesehatan manusia.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama menjelaskan udara buruk itu dikarenakan asap dari kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini yang semakin pekat.

Berdasarkan rekaman alat pemantau partikular meter PM 10 di Stasiun Klimatologi Kenten Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel beberapa hari terakhir, kualitas udara di Palembang sudah berada di atas ambang normal 150 mikro gram/m3.

Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kabupaten di Sumsel terus terjadi. Sehingga menimbulkan kabut asap yang pekat dan mengakibatkan kualitas udara berada di atas ambang baku mutu atau di atas ambang normal terutama pada pagi.

Kategori kualitas udara pada waktu tersebut berada pada level tidak sehat hingga sangat tidak sehat, dengan nilai berkisar 200-300 mikro gram/m3. Kategori kualitas udara 0-50 mikro gram/m3 baik, kemudian pada level 50-150 sedang, 150-250 tidak sehat, 250-350 sangat tidak sehat, dan pada level lebih dari 350 mikro gram/m3 berbahaya, katanya pula.

Kondisi kualitas udara di wilayah Kota Palembang berada pada level tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Masyarakat di Bumi Srwijaya itu diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah/ruangan dan menggunakan masker, agar mencegah terhirup udara kotor yang berasap dan terdapat abu sisa kebakaran hutan dan lahan secara langsung.

Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan pelajar pada saat kondisi kualitas udara buruk saat ini dinilai sangat tepat karena anak-anak sangat rentan terserang penyakit. Dengan melakukan berbagai tindakan antisipasi itu, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit lainnya yang dipicu oleh kualitas udara yang buruk sekarang ini, kata Indra lagi.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Merdeka Palembang dr Desty Alsen mengatakan, pada September ini terdapat ratusan warga kota ini mulai terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA karena tidak kuat menghirup udara yang tercemar polusi asap dari kebakaran hutan dan lahan. Dalam sepekan terakhir, pihaknya telah melayani masyarakat yang mengeluhkan mengalami gangguan penyakit ISPA dan batuk akibat alergi asap.

"Dalam sepekan terakhir, setiap hari ada 10--20 orang yang berobat di puskesmas ini mengeluhkan gangguan pada saluran pernapasannya dan batuk-batuk. Karena itu, diimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," ujar dr Desty lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Kurangi Risiko Kesehatan Akibat Kabut Asap

Begini Cara Kurangi Risiko Kesehatan Akibat Kabut Asap

Health | Rabu, 09 September 2015 | 12:31 WIB

Kemenhub: Penerbangan 16 Bandara Terganggu Kabut Asap

Kemenhub: Penerbangan 16 Bandara Terganggu Kabut Asap

News | Senin, 07 September 2015 | 20:53 WIB

Penerbangan di Pekanbaru Terganggu Kabut Asap

Penerbangan di Pekanbaru Terganggu Kabut Asap

News | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 13:51 WIB

Kabut Asap Semakin Rawan Picu Kecelakaan

Kabut Asap Semakin Rawan Picu Kecelakaan

News | Selasa, 30 September 2014 | 12:11 WIB

Kabut Asap Tebal, 5 Penerbangan Tujuan Batam Batal

Kabut Asap Tebal, 5 Penerbangan Tujuan Batam Batal

News | Jum'at, 19 September 2014 | 11:38 WIB

Kabut Asap Mulai Ganggu Warga Kota Palembang

Kabut Asap Mulai Ganggu Warga Kota Palembang

News | Rabu, 03 September 2014 | 12:24 WIB

Kabut Asap Kiriman Riau Sampai Bengkulu

Kabut Asap Kiriman Riau Sampai Bengkulu

News | Senin, 17 Maret 2014 | 04:32 WIB

Sebar Lima Ton Garam Untuk Riau

Sebar Lima Ton Garam Untuk Riau

Foto | Minggu, 16 Maret 2014 | 11:33 WIB

Ibu Hamil dan Balita, Paling Rentan Terkena Dampak Kabut Asap Riau

Ibu Hamil dan Balita, Paling Rentan Terkena Dampak Kabut Asap Riau

News | Sabtu, 15 Maret 2014 | 21:50 WIB

SBY: Para Pembakar Itu "Penjahat Kemanusiaan"

SBY: Para Pembakar Itu "Penjahat Kemanusiaan"

News | Sabtu, 15 Maret 2014 | 20:17 WIB

Terkini

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:54 WIB

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:42 WIB

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:26 WIB

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:19 WIB

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:00 WIB

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jemaah Haji dari Tuban  Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:34 WIB

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB