Menko Polhukam: Keterlibatan Indonesia di GHSA Masih Dikaji

Arsito Hidayatullah

Selasa, 15 September 2015 | 06:10 WIB
Menko Polhukam: Keterlibatan Indonesia di GHSA Masih Dikaji
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan mengatakan Indonesia masih mengkaji keterlibatan dalam proyek kesehatan Agenda Keamanan Kesehatan Global atau "Global Health Security Agenda" (GHSA).

Sebab, menurut Luhut, Indonesia tidak boleh dirugikan jika nantinya memutuskan untuk berperan dalam penelitian kesehatan di bawah payung GHSA.

"Kalau memang menguntungkan, Indonesia akan ikut. Tetapi peneliti kita harus terlibat dalam setiap proyeknya," ujar Luhut di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin malam.

Ia melanjutkan pemerintah masih melihat format kerja sama dalam GHSA, gerakan kesehatan global yang diinisiasi oleh Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pertemuan GHSA di Seoul, 7-9 September 2015, pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek.

Sebelum berangkat pada Kamis (3/9) malam, Menteri Nila mengadakan pertemuan dengan Menkopolhukam di Kemenkopolhukam. Salah satu yang dibicarakan adalah posisi Indonesia dalam GHSA.

Menkopolhukam, usai pertemuan itu, mengatakan Indonesia tidak mau didikte oleh siapapun terkait masalah kesehatan. "Kami ingin ada kemandirian," kata Luhut.

Menurut laman resmi Departemen Kesehatan dan Pelayanan Manusia Amerika Serikat, "Global Health Security Agenda" adalah upaya pemerintah AS bekerja sama dengan negara lain, organisasi internasional beserta pemangku kebijakan publik serta swasta demi menuju dunia yang aman, bebas dari ancaman penyakit menular, sekaligus mempromosikan keamanan kesehatan global sebagai prioritas keamanan internasional.

Indonesia sendiri, berdasarkan laman Kementerian Luar Negeri, saat ini tergabung di dalam inisiatif Global Health Security Agenda (GHSA), yang telah diluncurkan sejak bulan Februari 2014 oleh Amerika Serikat serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada 20-21 August 2014, Indonesia sempat menjadi tuan rumah pertemuan global tentang GHSA terkait penyakit menular dari hewan ke manusia atau "Global Meeting on Managing Zoonotic Infectious Diseases", yang diselenggarakan di Jakarta.

Laman KBRI Seoul menyebutkan saat ini GHSA memiliki 44 negara anggota dan Indonesia termasuk dalam klasifikasi "contributing countries" dalam pelaksanaan "GHSA Action Package". [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Panjaitan Ancam Menteri yang Tak Loyal

Luhut Panjaitan Ancam Menteri yang Tak Loyal

News | Rabu, 02 September 2015 | 15:17 WIB

Buruh Khawatir Serbuan Pekerja Asing, Kenapa Menkopolhukam Tidak?

Buruh Khawatir Serbuan Pekerja Asing, Kenapa Menkopolhukam Tidak?

News | Selasa, 01 September 2015 | 23:25 WIB

Luhut: Badan Pertahanan Siber Bukan untuk Kuntit Warga Sendiri

Luhut: Badan Pertahanan Siber Bukan untuk Kuntit Warga Sendiri

Tekno | Senin, 24 Agustus 2015 | 03:04 WIB

Rapat Empat Menko, Luhut: Semua Menteri Harus Satu Suara

Rapat Empat Menko, Luhut: Semua Menteri Harus Satu Suara

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:54 WIB

Terkini

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:09 WIB

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:04 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB