Kabareskrim Diminta Audit Kasus Warisan Buwas, Ini Respon Kapolri

Laban Laisila, Erick Tanjung

Kamis, 17 September 2015 | 14:41 WIB
Kabareskrim Diminta Audit Kasus Warisan Buwas, Ini Respon Kapolri
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jumat (12/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sejumlah akademisi dan pengamat menyarankan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Anang Iskandar mengaudit kasus-kasus yang ditangani semasa Komjen Budi Waseso (Buwas) memimpin Bareskrim. Pasalnya kasus-kasus yang ditangani saat itu diduga dipengaruhi kepentingan politik.

‎Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, kasus-kasus yang telah naik tahap penyidikan tidak perlu diaudit dan terus diselesaikan sampai ke pengadilan.

"Sekarang tidak perlu diaudit, kasus-kasus yang sudah diproses Pak Buwas (Budi Waseso) harus diselesaikan dan bisa dilanjutkan ke pengadilan," kata Badrodin saat dihubungi, Kamis (17/9/2015).

Menurut Badrodin, penyelesaian perkara itu hingga masuk ke Pengadilan, tentu akan menjadi ukuran apakah penanganan kasus di masa Buwas itu benar atau tidak.

"Kan ini menjadi ukuran, apakah yang dilakukan itu benar atau tidak. Kalau sudah diproses dan sampai ke Pengadilan, berarti betul yang dilakukan itu," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Badrodin, sejak Anang dilantik menjadi Kabareskrim yang baru menggantikan Buwas, dia telah memerintahkan untuk menginventarisir kasus-kasus yang belum selesai ditangani.‎ Ia memerintahkan agar kasus-kasus tersebut dirampungkan.

"Perintah saya kepada Kabareskrim baru kan jelas, segera lakukan inventarisasi kasus-kasus yang belum selesai untuk segera diselesaikan. Kalau perlu kami tambah penyidiknya dari daerah-daerah," katanya.

‎Sebelumnya, dosen Trisakti Abdil F Hadjar mengatakan, bahwa kasus-kasus yang ditangani Bareskrim saat Buwas menjabat hanya menonjolkan sensasi. Hal itu menunjukkan bahwa Bareskrim kurang baik dalam menangani perkara.

"Ada baiknya Kabareskrim baru mulai mengaudit kembali kasus per kasus. Kesimpulan saya adalah ini masa Kepolisian sangat dipengaruhi oleh kepentingan politik," ‎kata dia dalam konferensi pers di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015) lalu.

Hal senada juga disampaikan pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, ada kasus-kasus yang perlu diseleksi kembali oleh Bareskrim. Hal itu bisa dengan mengundang ahli-ahli dari perguruan tinggi, BPK dan kalau perlu KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNN Ajak TNI Angkatan Laut Berantas Narkoba

BNN Ajak TNI Angkatan Laut Berantas Narkoba

News | Selasa, 15 September 2015 | 15:10 WIB

Kepala BNN: Banyak Pengedar Mengaku Pengguna Hindari Penjara

Kepala BNN: Banyak Pengedar Mengaku Pengguna Hindari Penjara

News | Selasa, 15 September 2015 | 14:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×