Mayat Letnan Dua TNI AL Ditemukan di Jurang, Diduga Dibunuh

Liberty Jemadu

Sabtu, 19 September 2015 | 00:45 WIB
Mayat Letnan Dua TNI AL Ditemukan di Jurang, Diduga Dibunuh
Ilustrasi penemuan mayat (Shutterstock).

Suara.com - Seorang anggota TNI Angkatan Laut ditemukan tewas di dasar jurang kawasan hutan Desa Sumbernongko Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Korban diduga dibunuh karena di tubuhnya ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya.

Kepala Sektor Kepolisian Loceret AKP Sudarman, di Nganjuk, Jumat (18/9/2015), mengatakan jenazah saat ini sudah dibawa ke Surabaya. Kasus dugaan pembunuhan itu juga ditangani oleh Pomal Polisi Militer Angkatan Laut.

"Jenazah baru diberangkatkan ke Surabaya dan kasusnya ditangani Pomal," kata Kapolsek.

Kejadian penemuan jenazah anggota TNI Angkatan Laut itu berawal dari informasi yang diberikan oleh seorang warga yang saat itu sedang mencari rumput di kawasan hutan tersebut.

Warga itu sempat mendengar teriakan meminta tolong dari dalam hutan. Penasaran dengan suara teriakan tersebut, ia sempat mencari tahu dan mengetahui ada orang yang menyeret korban dengan tali plastik dan dibuang ke jurang di kawasan hutan itu.

Terkejut dengan kejadian itu, ia akhirnya kembali ke desa dan menceritakan tentang temuan itu ke warga serta anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) di desa tersebut, sehingga mereka pun langsung ke lokasi kejadian.

Ketika warga kembali ke hutan, tempat kejadian, mereka menemukan sebuah mobil yang diparkir di dekat lokasi itu. Warga kemudian menghampiri mobil itu dan menanyai pengemudinya. Ia diketahui sebagai anggota TNI AL berinisial Praka CN.

Berdasarkan pemeriksaan warga, mayat yang ditemukan di hutan tersebut adalah anggota TNI AL berpangkat Letnan Dua dengan inisial EB.

Praka CN sendiri sudah diantarkan warga ke kantor polisi terdekat untuk diamankan.

Sementara itu, Danramil Loceret Kapten ARH Sarji mengatakan tentang kepastian korban yang ditemukan meninggal di jurang itu adalah seorang anggota TNI AL. Hal itu dilihat dari identitas yang teryata masih ditemukan di kantong saku milik korban.

"Tadi masih ada KTA anggota TNI AL. Untuk pelaku, kami belum tahu pasti, nanti pasti ada penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, saat penemuan mayat itu, masyarakat masih memadati lokasi temuan. Polisi bahkan memasang garis polisi di mobil yang terpakir di tepi hutan tersebut, sebagai barang bukti. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Misteri Piramida Yonaguni di Dasar Laut Jepang Belum Terpecahkan

Ini Kronologis Tewasnya Murid SD Akibat Berkelahi

Wah, Laki-laki Ini Telan Dolar Senilai Rp1,59 Miliar

Pengadilan Arab Vonis Lelaki Ini Disalib Sampai Mati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mayat Jaksa Ditemukan Disemen Dalam Tong di Subang Jaya

Mayat Jaksa Ditemukan Disemen Dalam Tong di Subang Jaya

News | Kamis, 17 September 2015 | 10:41 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Guru Ngaji di Tangerang

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Guru Ngaji di Tangerang

News | Rabu, 16 September 2015 | 18:06 WIB

Polisi Ringkus Tiga Tersangka Pembunuh Waria di Bekasi

Polisi Ringkus Tiga Tersangka Pembunuh Waria di Bekasi

News | Selasa, 15 September 2015 | 17:49 WIB

Mantan Suami Korban Pembunuhan Laporkan Dua Pengacara ke Polisi

Mantan Suami Korban Pembunuhan Laporkan Dua Pengacara ke Polisi

News | Selasa, 15 September 2015 | 16:25 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB