Pengamanan Jamaah Indonesia di Masjidil Haram Diperluas

Ardi Mandiri

Minggu, 20 September 2015 | 04:11 WIB
Pengamanan Jamaah Indonesia di Masjidil Haram Diperluas
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Pengamanan jamaah Indonesia di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, diperluas seiring dengan dua pintu masjid yang diperluas dibuka untuk menampung jamaah dari berbagai penjuru dunia pada musim haji tahun ini.

"Dengan dibukanya pintu King Abdul Aziz dan Abdullah, maka zona pengamanan, pengawasan, dan perlindungan jamaah di Masjidil Haram direposisi dan diperluas," kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Daerah Kerja (Daker) Mekkah Letkol Jaetul Muchlis Basyir di Mekkah, Sabtu.

Ia menjelaskan setelah Bus Shalawat berhenti operasi sementara mulai 19-28 September, maka dua terminal bus dekat Masjidil Haram yaitu Syib Amir dan Bab Ali, tidak perlu lagi ada tim keamanan di situ.

Petugas yang biasa berada di dua terminal tersebut akan dialihkan ke tempat lain di sekitar Masjidil Haram, terutama di pintu-pintu yang mulai terbuka. Apalagi saat ini, semua jamaah calon haji Indonesia yang mencapai sekitar 155 ribu orang telah berada di Mekkah.

Untuk menyiasati keterbatasan jumlah tenaga pengamanan, Muchlis mengatakan akan menempatkan dua orang di pos jaga, satu untuk tetap berada di pos dan satu lagi melakukan penyisiran di wilayah tugasnya.

"Kami berusaha menggelar operasi lebih strategis sekarang. Salah satunya seragam petugas keamanan yang mudah dikenali jamaah Indonesia," ujarnya.

Namun menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muchlis juga mengimbau agar jamaah Indonesia menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas keluar pemondokan di siang hari yang panasnya bisa menembus angka di atas 40 derajat celcius.

"Siang cukup beribadah di masjid sekitar pemondokan, namun pada malam hari silahkan saja (ke Masjidil Haram). Jangan lupa memberi tahu Karo (kepala rombongan) atau Karu (kepala regu) masing-masing," ujarnya.

Apalagi saat ini sampai pasca-wukuf, Bus Shalawat tidak beroperasi dan jamaah harus menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki ke Masjidil Haram. "Tingkatkan kewaspadaan saat menggunakan transportasi umum seperti taksi," pesannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Pelajari Tuntut Kontraktor Crane Roboh di Mekkah

Pemerintah Pelajari Tuntut Kontraktor Crane Roboh di Mekkah

News | Jum'at, 18 September 2015 | 06:13 WIB

Pemondokan Jemaah Haji Indonesia Terbakar, 1.000 Orang Dievakuasi

Pemondokan Jemaah Haji Indonesia Terbakar, 1.000 Orang Dievakuasi

News | Kamis, 17 September 2015 | 20:08 WIB

Sebanyak 250 Bus Disiagakan untuk Evakuasi Jamaah Haji Indonesia

Sebanyak 250 Bus Disiagakan untuk Evakuasi Jamaah Haji Indonesia

News | Rabu, 16 September 2015 | 07:35 WIB

Bus Shalawat Pengantar Jamaah Haji Dihentikan Sementara

Bus Shalawat Pengantar Jamaah Haji Dihentikan Sementara

News | Rabu, 16 September 2015 | 06:42 WIB

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×