PM Malaysia Dituduh Pakai Polisi Sebagai 'Alat Kekuasaan'

Pebriansyah Ariefana

Senin, 21 September 2015 | 11:13 WIB
PM Malaysia Dituduh Pakai Polisi Sebagai 'Alat Kekuasaan'
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. (Reuters/Olivia Harris)

Suara.com - Kasus rekening gendut 1Malaysia Investasi Bhd (1MDB) Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak berbuntut pada adanya mosi tak percaya dengan kinerja kepolisian Malaysia. Polisi dituduh digunakan sebagai alat kekuasaan oleh Najib.

Tuduhan itu disampaikan politisi partai oposisi pemerintah, Partai Islam SeMalaysia (PAS) Mahfuz Omar. Sebab polisi menangkap pemimpin akar rumput Partai UMNO Khairuddin Abu Hassan atas tuduhan mencoba untuk merusak demokrasi.

Penangkapan Khairuddin Abu Hassan ini disusul dengan dikeluarkannya pencegahan berpergian ke luar negeri, terutama ke New York. Di New York, Khairuddin berencana untuk mendesak pemerintah AS untuk menyelidiki transfer uang ke rekening pribadi Najib.

Hanya saja, pejabat kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar membantah tuduhan itu. Dia menyebutkan polisi netral dalam mengungkap skandal 1MDB Najib.

"Mahfuz harus tahu bahwa penyelidikan 1MDB sedang dilakukan oleh polisi, Komisi Anti Korupsi Malaysia, Bank Negara dan Chambers Jaksa Agung. Dia juga harus menyadari bahwa penyelidikan masih berlangsung dan semua instansi yang terlibat masih melaksanakan tanggung jawab mereka," kata Khalid, Minggu (20/9/2015).

Sebelumnya, Biro penyelidikan federal Amerika Serikat, FBI membuka penyelidikan kasus pencucian uang yang terkait skandal yang melibatkan Najib itu. Ini dikatakan sumber yang dekat dengan penanganan kasus itu seperti dilansir WSJ.

FBI melibatkan diri karena skandal 1Malaysia Development Bhd ini diyakini melibatkan ruang lingkup internasional. Sebelumnya, penyelidikan pemerintah Malaysia menemukan bahwa hampir 700 juta dolar Amerika Serikat bergerak melalui bank, lembaga dan perusahaan terkait dengan 1MDB. Ini disetorkan ke rekening bank swasta yang diduga milik Najib pada tahun 2013.

Sumber uang itu tidak jelas. Sementara penyelidikan pemerintah Malaysia belum rinci apa yang terjadi pada dana yang diduga masuk ke rekening pribadi Najib. Tubuh antikorupsi Malaysia pada bulan Agustus mengatakan dana itu sumbangan dari Timur Tengah. Najib telah membantah melakukan kesalahan dan membantah mengambil uang untuk kepentingan pribadi. (straitstimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FBI Mulai Selidiki Skandal Korupsi PM Malaysia Najib Razak

FBI Mulai Selidiki Skandal Korupsi PM Malaysia Najib Razak

News | Minggu, 20 September 2015 | 08:34 WIB

Malaysia Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Pekan Depan

Malaysia Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi Pekan Depan

Bisnis | Sabtu, 12 September 2015 | 14:50 WIB

Suporter Lempar Mercon, Malaysia Terancam Sanksi FIFA

Suporter Lempar Mercon, Malaysia Terancam Sanksi FIFA

Bola | Rabu, 09 September 2015 | 20:26 WIB

Buntut Demo Anti-PM Najib, Mahathir Bersedia Diperiksa Polisi

Buntut Demo Anti-PM Najib, Mahathir Bersedia Diperiksa Polisi

News | Rabu, 09 September 2015 | 14:52 WIB

Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam di Malayasia Tiba di Aceh

Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam di Malayasia Tiba di Aceh

News | Rabu, 09 September 2015 | 06:30 WIB

Kecelakaan Kapal di Malaysia, 43 Jenazah WNI Telah Ditemukan

Kecelakaan Kapal di Malaysia, 43 Jenazah WNI Telah Ditemukan

News | Minggu, 06 September 2015 | 16:37 WIB

10 WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Teridentifikasi

10 WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Teridentifikasi

News | Minggu, 06 September 2015 | 03:00 WIB

Amnesty International: Kondisi HAM Malaysia Mengkhawatirkan

Amnesty International: Kondisi HAM Malaysia Mengkhawatirkan

News | Minggu, 06 September 2015 | 03:00 WIB

WNI Korban Tewas Kapal Tenggelam Bertambah Jadi 28 Orang

WNI Korban Tewas Kapal Tenggelam Bertambah Jadi 28 Orang

News | Sabtu, 05 September 2015 | 20:15 WIB

Prancis Pastikan Serpihan Flaperon di Pulau Reunion Milik MH370

Prancis Pastikan Serpihan Flaperon di Pulau Reunion Milik MH370

News | Jum'at, 04 September 2015 | 06:32 WIB

Terkini

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

×