Suara.com - Mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad angkat bicara untuk pertama kali pascademo anti Perdana Menteri Najib Razak beberapa waktu lalu. Kepolisian Malaysia akan memeriksa Mahathir.
Menjawab keinginan polisi, Mahathir tidak keberatan. Menurut dia, itu sudah menjadi tugas kepolisian.
"Saya tidak berpikir mereka harus (memeriksa), tapi saya akan mematuhi," kata dia saat baru tiba di Kuala Lumpur dari kepergiannya ke Yordania, Rabu (9/9/2015).
Sebelumnya Kepolisian Malaysia akan memanggil Mahathir Mohamad terkait pemunculannya di demo anti Najib akhir Oktober lalu. Pemeriksaan itu terkait pernyataannya tentang Najib.
Mahathir berbicara di hadapan ribuan demonstran berkaos kuning politikus kharismatis itu mengatakan diperlukan "people's power" atau kekuatan rakyat untuk melengserkan Perdana Menteri Najib Razak yang tersangkut skandal korupsi.
"Satu-satunya cara bagi rakyat untuk kembali ke sistem lama adalah dengan menyingkirkan perdana menteri ini," tegas Mahathir akhir pekan lalu.
"Dan untuk menyingkirkan dia, rakyat harus menunjukkan people's power. Seluruh masyarakat tak butuh pemimpin korup seperti ini," imbuh dia. (Reuters)