Suara.com - Sebanyak lima jenazah korban kapal tenggelam di perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, tiba di Aceh. Kelima jenazah diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 142 dari Jakarta.
Mereka baru tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh besar sekitar pukul 20.45 WIB, Selasa (8/9/2015). Kedatangan jenazah disambut langsung oleh masing-masing keluarga dengan penuh isak tangis.
Adapun kelima jenazah tersebut yaitu Nurlaila binti Abdul Wahab (41) warga Aceh Besar, Mawardi (24) warga Pidie Jaya, Azhari bin Yusuf (29) asal Pidie Jaya, Shakila binti Zulfikar (2) warga Kota Lhokseumawe, dan Zuraida binti Abdul Rahman dari Kabupaten Bireun.
Pantauan suara.com di lokasi, jenazah yang tiba langsung dibawa menggunakan ambulan yang disediakan oleh Pemerintah Aceh. Hanya satu jenazah yakni Zuraida binti Abdul Rahman, yang tampak tak ditemani satu pun pihak keluarga.
"Harusnya ada enam yang tiba, namun karena nggak cukup kargo, satu jenazah lagi masih tertinggal di Malaysia," kata Kepala Bagian Hubungan Media dan Informasi Biro Humas Pemerintah Aceh, Saifullah A Gani, di sela-sela penyerahan jenazah kepada pihak keluarga di Bandara SIM, Blang Bintang, Selasa (8/9/2015).
Total, korban tewas akibat persitiwa kapal tenggelam di perairan Malaysia ini mencapai 62 orang, 20 orang selamat.
Kementerian Luar Negeri Indonesia menyebutkan kalau 39 jenazah korban sudah teridentifikasi, dan sisanya masih dalam proses identifikasi. [Alfiansyah Ocxie]