Target Dwelling Time, Kereta Tanjung Priok Mulai Beroperasi 2016

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 23 September 2015 | 14:30 WIB
Target Dwelling Time, Kereta Tanjung Priok Mulai Beroperasi 2016
Aktivitas bongkar muat peti kemas di terminal peti kemas Jakarta International Cointainer Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/3). (Antara)

Suara.com - Ketua Satgas Dwelling Time Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman Agung Kuswandono mengatakan kereta di Pelauhan Tanjung Priok akan mulai beroperasi pada 2016 mendatang. Pihaknya mengayakan sampai saat ini, proses pembebasan lahan lima dari tujuh bagian sudah selesai dan dua bagian tengah dalam proses.

"Sampai saat ini masih dalam pembongkaran. Ditargetkan akhir Septeber ini sudah selesai. Sekarang proses pembongkaran masih dilakukan di dua bagian tengah. Diharapkan ini bisa cepat selesai dan bisa mulai beroperasi pada 2016 nanti,” kata Agung saat konferensi pers di gedung BPPT, Rabu (23/9/2015).

Ia mengaku sudah melakukan kerjasama dengan PT KAI yang nantinya akan mengoperasikan kereta di Pelabuhan Tanjung Priok tersebut. Direncanakan proses pembangunan jalur kereta api akan di mulai pada Oktober 2015.

"Pembangunannya dimulai Oktober dan diharapkan selesai sekitar akhir Febuari 2016. Tapi Pak Rizal minta pengoperasiannya dipercepat. Jadi kami targetkan ini selesai di awal tahun 2016,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat naik pitam saat mengetahui proses lamanya waktu bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok masih mencapai 5,5 hari. Buntut dari marahnya Jokowi, semua menteri dan direktur terkait bekerja keras memangkas dwelling time.

Pemabangunan kembali jalur kereta di Pelabuhan Tanjung Priok ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli untuk mempercepat proses bongkar muat atau dwelling time di pelabuhan. Pada 10 September 2015, Rizal Ramli membongkar beton yang menghalangi jalur atau rel kereta di Pelabuhan Tanjung Priok.

Rizal menuturkan, rel tersebut seharusnya bisa digunakan untuk kereta api barang yang akan masuk ke dalam pelabuhan. Jika beton yang menghalangi di bongkar, kata Rizal, bisa mengurangi kemcetan dan dwelling time di Tanjung Priok.

Ia pun mempertanyakan Pelindo II yang tidak becus menata Tanjung Priok. Lagi-lagi Rizal melontarkan komentar pedas. Dia bilang, jangan sampai muncul permainan oleh segelintir pihak demi memanfaatkan lapak atau tempat bersandar kapal di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Jangan sampai ada raja-raja kecil dalam bentuk raja-raja lapak ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Dwelling Time Tak Bisa Ditangani Pakai Gaya Santun Ala SBY

Kasus Dwelling Time Tak Bisa Ditangani Pakai Gaya Santun Ala SBY

News | Selasa, 15 September 2015 | 13:33 WIB

Setelah Jadi DPO, Tersangka Kasus "Dwelling Time" Menyerah

Setelah Jadi DPO, Tersangka Kasus "Dwelling Time" Menyerah

News | Sabtu, 12 September 2015 | 02:07 WIB

Rizal Ramli Bikin Gebrakan Pakai Jurus Rajawali Ngepret

Rizal Ramli Bikin Gebrakan Pakai Jurus Rajawali Ngepret

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 13:19 WIB

Jangan Jadi Mafia Lagi di Pelabuhan, Bakal Disikat Rizal Ramli

Jangan Jadi Mafia Lagi di Pelabuhan, Bakal Disikat Rizal Ramli

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 18:46 WIB

Fuad: Aneh Bos Pelindo Ngomong "I Make This Company Rich"

Fuad: Aneh Bos Pelindo Ngomong "I Make This Company Rich"

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 06:31 WIB

Penyelesaian Dwelling Time Harus Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi

Penyelesaian Dwelling Time Harus Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 18:04 WIB

Fuad Bawazier: Mafia Dwelling Time Itu Berdasi dan Berbintang

Fuad Bawazier: Mafia Dwelling Time Itu Berdasi dan Berbintang

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 16:28 WIB

Rizal Ramli Disebut Bisa Selesaikan Kasus Dwelling Time 3  Bulan

Rizal Ramli Disebut Bisa Selesaikan Kasus Dwelling Time 3 Bulan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 15:31 WIB

Mantan Menkeu: Dwelling Time Tak Hanya di Tanjung Priok

Mantan Menkeu: Dwelling Time Tak Hanya di Tanjung Priok

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:54 WIB

TNI Percaya Polri Bisa Selesaikan Kasus Suap Dwelling Time

TNI Percaya Polri Bisa Selesaikan Kasus Suap Dwelling Time

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:28 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB