Gara-gara Kabut Asap, Gibran Kecil Terkena Infeksi Paru

Arsito Hidayatullah

Selasa, 29 September 2015 | 13:53 WIB
Gara-gara Kabut Asap, Gibran Kecil Terkena Infeksi Paru
Sejumlah pengendara menembus kabut asap yang menyelimuti kawasan Jembatan Batanghari II, Jambi. (Antara)

Suara.com - Seorang bayi berusia 13 bulan bernama Gibran Doktora Deysra didiagnosa menderita radang paru karena terdapat infeksi di paru-paru sebelah kirinya akibat udara tercemar kabut asap kebakaran lahan dan hutan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Radang paru bukan sakit bawaan, tapi karena infeksi yang didapatkan. Kondisi badannya yang lemah dan dengan kondisi lingkungan yang tak mendukung, telah mempermudah terserang penyakit infeksi paru," kata dr Susprawitasari SpA kepada Antara, di RS Santa Maria, Kota Pekanbaru, Selasa.

Balita Gibran merupakan anak ketiga dari pasangan suami-isteri Yusra Afdal Kahar dan Desy Eryanti, warga Jl. Garuda Sakti KM 3 Pekanbaru. Ia mengatakan balita malang ini mulai dirawat di RS Santa Maria sejak tanggal 27 September, dan tiba dengan kondisi sesak nafas, batuk serta tidak mau makan dan minum.

"Dari pemeriksaan kondisi fisik dan rontgen menunjukan pasien Gibran menderita radang paru, terdapat infeksi di paru-paru sebelah kirinya," kata dr. Susprawitasari.

Dokter spesialis anak itu mengatakan sakit yang diderita Gibran kuat dugaan akibat dari kabut asap yang mencemari udara di Riau, khususnya Kota Pekanbaru. Kondisi imunitas balita memang sangat rentan dalam kondisi udara tercemar asap yang selama sebulan terakhir mencapai level "Berbahaya".

"Pada balita, sistem imune tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna. Situasi asap memperburuk keadaanya," ujarnya.

Ia mengatakan, orang tua pasien Gibran sudah melakukan tindakan yang benar dengan mengevakuasi anaknya ke Kota Padang, Sumatera Barat, saat kondisi asap makin pekat di Pekanbaru pada tanggal 20 September. Menurut dia, saat itu Gibran tengah dalam kondisi demam dan batuk. Karena setelah empat hari keadaan Gibran tak kunjung membaik, orang tuanya membawa pulang anaknya ke Pekanbaru untuk berobat hingga ke dua lokasi untuk sebelum akhirnya ke RS Santa Maria.

Menurut dia, saat ini kondisi Gibran mulai membaik dalam ruang rawat inap RS Santa Maria. Alat bantu oksigen yang dipasang selama dua hari telah dilepas. Bocah malang itu juga sudah bisa tidur, serta mulai bisa makan dan minum meski masih sedikit.

"Kondisi Gibran masih bisa pulih seperti biasa, tapi kalau ini sampai telat mendapat penanganan medis maka dia bisa mengalami gagal nafas dan butuh penanganan khusus," katanya.

Ayah dari korban, Yusra Afdal Kahar, mengatakan sangat yakin bahwa sakit yang diderita anaknya adalah akibat kondisi kabut asap yang mencemari udara. "Saya yakin ini karena kabut asap, karena saya bukan perokok tapi anak saya bisa sakit di paru-parunya," kata Yusra.

Ia mengatakan, anak keduanya juga sempat menderita demam akibat kondisi udara yang buruk, namun kini sudah membaik. Keluarga tersebut berharap anak ketiganya bisa sembuh total, dan begitu bisa keluar dari rumah sakit dirinya berencana untuk mengevakuasi keluarganya jauh dari lokasi yang terkena dampak asap.

Sebabnya, ketika dirinya mengevakuasi anak-anaknya ke Sumatera Barat ternyata daerah itu juga dilanda kabut asap, meski tidak terlalu buruk karena masih ada turun hujan. "Kalau anak saya sembuh, saya akan bawa mereka keluar dari Sumatera," katanya.

Yusra juga mengaku kecewa dengan lambannya pemerintah menangani masalah kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang terus mendera Riau setiap tahun. Meski begitu, ia mengaku tidak butuh dikasihani oleh para pejabat dan hingga kini biaya pengobatan anaknya di RS Santa Maria ditanggung oleh pihak keluarga sendiri.

"Kalau pun ada wali kota datang kemari saya akan tolak. Buat apa wali kota datang hanya melihat anak saya, lebih baik dia mengurus di luar sana untuk tangani asap yang makin parah," tegas Yusra. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diminta Tetapkan Kabut Asap Jadi Bencana Nasional

Jokowi Diminta Tetapkan Kabut Asap Jadi Bencana Nasional

News | Selasa, 29 September 2015 | 11:22 WIB

Kabut Asap Pekat Masih Selimuti Riau

Kabut Asap Pekat Masih Selimuti Riau

News | Selasa, 29 September 2015 | 09:19 WIB

Tangani Kebakaran Hutan, BNPB Tambah Armada Helikopter Bom Air

Tangani Kebakaran Hutan, BNPB Tambah Armada Helikopter Bom Air

News | Senin, 28 September 2015 | 21:04 WIB

Riau Perpanjang Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

Riau Perpanjang Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Senin, 28 September 2015 | 16:02 WIB

Terkini

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

×