DPR Bentuk Tim Kasus Pembunuhan Salim Kancil

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 30 September 2015 | 16:44 WIB
DPR Bentuk Tim Kasus Pembunuhan Salim Kancil
Politisi Partai Golkar, Aziz Syamsuddin (kanan). [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Komisi III DPR membentuk tim untuk penanganan proses hukum kasus pembunuhan aktivis sekaligus petani, Salim Kancil di Lumajang, Jawa Timur. Kasus ini dianggap penting.

Ketua Komisi III DPR Azis Syamsudin mengatakan tim ini akan mengunjungi lokasi pembunuhan. Di sana mereka akan mendengar masukan masyarakat dan berkordinasi dengan aparat hukum lokal.

"Informasi itu perlu kita lihat akurasi dalam tinjauan nanti ke Lumajang," ujar Azis di DPR, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Tim ini dibentuk usai rapat pleno hari ini. Anggota tim ini berasal dari satu orang perwakilan masing-masing fraksi di Komisi III. Tim ini mulai bergerak pekan ini.

"Nanti kita dapat laporan tertulis dan hasilnya dibawa lagi dalam rapat pleno Selasa pekan depan," ujar dia.

Sebelumnya, pembunuhan berawal saat Salim dijemput oleh sejumlah orang dari rumahnya, Sabtu (26/9/2015) pekan lalu. Dia dibawa ke Kantor Desa Selok Awar-Awar.

‎Salim dianiaya secara beramai-ramai dengan kedua tangan terikat. Setelah meninggal, mayatnya dibuang di tepi jalan dekat areal perkebunan warga.

‎Sementara Tosan tidak tewas, tapi dia juga dijemput paksa di rumahnya sebelum dianiaya. Tosan dihajar beramai-ramai di dekat rumahnya sebelum diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit. S‎alim Kancil dan Tosan termasuk petani dari sekian banyak petani lainnya yang kukuh bertahan melakukan penolakan penambangan pasir secara terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes Harus Ambil Alih Kasus Salim Kancil, Tak Boleh Main-main

Mabes Harus Ambil Alih Kasus Salim Kancil, Tak Boleh Main-main

News | Rabu, 30 September 2015 | 15:35 WIB

Pascapembunuhan Salim Kancil, Istri-Anak Tosan Mengungsi

Pascapembunuhan Salim Kancil, Istri-Anak Tosan Mengungsi

News | Rabu, 30 September 2015 | 13:48 WIB

Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar

Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar

News | Rabu, 30 September 2015 | 12:11 WIB

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:40 WIB

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:35 WIB

Usai Pembunuhan Biadab Salim Kancil, Warga Desa Masih Diancam

Usai Pembunuhan Biadab Salim Kancil, Warga Desa Masih Diancam

News | Rabu, 30 September 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:20 WIB

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB