Anggota DPR yang Dilaporkan PRT Ternyata Anak Mantan Wapres

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 03 Oktober 2015 | 06:35 WIB
Anggota DPR yang Dilaporkan PRT Ternyata Anak Mantan Wapres
Rapat paripurna DPR [suara.com/Tri Setyo]

Pembantu rumah tangga berinisial T melaporkan majikannya, anggota DPR Fanny Syafriansah alias Ivan Haz, dalam kasus penganiayaan ke Polda Metro Jaya. Kasus ini, sekarang sedang ditindaklanjuti polisi.  Kalau polisi hendak memanggil anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz yang duduk di Fraksi PPP tersebut, apakah harus lapor Presiden Joko Widodo?

"MK (Mahkamah Konstitusi) memutuskan harus seizin Presiden. Tentu siapa saja, termasuk saya anggota dewan, termasuk seluruh rakyat indonesia. Putusan MK harus ditaati," ujar Wakil Ketua DPR Agus Hermawan di gedung DPR, Jumat (2/10/2015). "Untuk proses pemanggilan harus ikuti perundang- undangan yang ada harus pemanggilan Presiden. Ini kan supaya tidak berlarut-larut."

Agus menambahkan MK merupakan institusi yang berhak memutuskan perselisihan UU, bahkan ketidaksinkronan UU dengan UUD 1945.

"Apapun putusan MK yang sudah judicial review yang memiliki putusan hukum tetap yang harus dilaksanakan, " tuturnya. "Mekanisme PP belum ada, jadi apa yang ada dalam hasil judicial review yang harus dilaksanakan." 

Suara.com - Menurut salinan laporan yang didapatkan Suara.com dengan nomor LP/3993/ /2015/PMJ/Dit. Reskrimum, T mendapatkan kekerasan fisik dari dua orang berinisial IH dan A pada bulan Juli 2015 dan tanggal 29 September 2015. Tempat kejadian di apartemen ASCOT lantai 14, Jakarta Pusat.

Di rumah tersebut, T digaji Rp2.200.000 sebulan. Majikan, katanya, tak mengizinkan T keluar rumah kalau dianggap melakukan kesalahan, sekecil apapun.

Menurut laporan, penganiayaan yang diterima T, seperti kepalanya dibenturkan ke tembok dan puncaknya tanggal 29 September. Ketika itu, majikan berinisial IH memukul T dengan tangan kosong. Akibatnya kuping T sebelah kiri sampai bengkak. Setelah itu, majikan menendang tangan sebelah kiri dan kanan T.

Tak hanya itu, punggung T juga ditendang dengan kaki yang memakai sandal. Bahkan, kepala T juga dipukul dengan kaleng obat nyamuk Hit sampai berdarah. Pada tanggal 28 September kejadian lagi, pipi kanan dan kiri T ditonjok.

Atas perlakuan tersebut, pada 30 September 2015, T memutuskan kabur dari rumah terlapor dan selanjutnya mengadu ke SPKT Polda Metro Jaya pukul 14.30 WIB.

Anggota Fraksi PPP Fanny Syafriansah alias Ivan Haz membantah keras dikatakan menganiaya T. 

"Tidak ada itu (penganiayaan) bahkan saya sangat menyesalkan kenapa tidak baik-baik dibicarakan," ujar Ivan.

Dia menerangkan T merupakan pengasuh bayi keluarganya. Perkenalannya dengan T dilakukan lewat yayasan. Sebelum T ditunjuk menjadi pengasuh bayi, terlebih dahulu diingatkan agar hati-hati menjaga anak.

"Sebelum mereka datang, saya bilang kerja babby sitter tanggung jawabnya berat. Kenapa? Karena nyawa anak kita yang diberikan Allah SWT, kita yang menjaga orangtua. Sehingga kalaupun anak celaka ya dilaporkan ke saya, jangan bilang jadi suster tapi nggak ngerti tugasnya," kata Ivan.

Kemudian, sambung dia, ada kejadian yang membuat anaknya dalam bahaya. Namun, dia tidak menceritakan secara mendetail.

Saat peristiwa itu terjadi, T malah kabur dengan cara memanjat pagar rumah dan terjatuh. Ivan juga membantah telah melakukan penganiayaan terhadap T.

"Nah, pas ada kejadian, istri saya marah, malah dia kabur lewat pagar yang tinggi. Dia jatuh, kemudian luka, dia bilang dianiaya. Kalau luka di kuping itu kan bisa bisul Pecah," kata anggota Komisi IV.

Ivan mengaku tidak mungkin dirinya menganiaya T. Apalagi, sambungnya, ada nama keluarga Hamzah Haz yang harus dijaganya.

"Saya tahu saya siapa, apalagi orangtua saya juga baik-baik," ujar dia.

Setelah memberikan penjelasan, Ivan tidak membuka pertanyaan. Percakapan lewat telepon ini langsung ditutup dengan dalih banyak yang menelpon Ivan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Sinyal Aviastar yang Hilang di Sulsel Sudah Ditemukan

Kondom ini Diciptakan untuk Sapi

Perwira Polisi di Riau Diduga Lakukan Asusila

Kereta Anjlok di Surabaya, 1 Orang Meninggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Dilaporkan Aniaya PRT, Seperti Ini Kelakuannya

Anggota DPR Dilaporkan Aniaya PRT, Seperti Ini Kelakuannya

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 16:07 WIB

MKD Ingin Penganiayaan Anggota DPR ke PRT Ditangani Polisi Dulu

MKD Ingin Penganiayaan Anggota DPR ke PRT Ditangani Polisi Dulu

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 15:39 WIB

Ini Bukti Laporan PRT ke Polisi yang Diduga Dianiaya Anggota DPR

Ini Bukti Laporan PRT ke Polisi yang Diduga Dianiaya Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 15:22 WIB

Terkini

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Perdjalanan Menoedjoe Djawa: Melihat Jawa 1920-an dari Kacamata Tokugawa

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

Ribuan Buruh Demo di DPR, Dasco Pastikan Pimpinan Siap Terima Perwakilan

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:59 WIB

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:53 WIB

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:51 WIB

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

×