Tanjakan Tajam Menunggu di Etape IV Tour de Singkarak

Esti Utami Suara.Com
Selasa, 06 Oktober 2015 | 07:58 WIB
Tanjakan Tajam Menunggu di Etape IV Tour de Singkarak
Tour de Singkarak 2015. (Antara)

Suara.com - Peserta kejuaraan internasional "Tour de Singkarak (TDS) 2015" Sumatera Barat, Selasa (6/10/2015) akan diuji di etape empat dari Sawahlunto menuju Solok Selatan, tepatnya di wilayah yang terdapat dua danau yaitu Danau Atas dan Bawah.

Tanjakan yang berada di etape ini memang cukup menantang karena masuk kategori "horse category" atau merupakan tanjakan paling tinggi pada kejuaraan yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata itu. Bahkan pebalap tercepat di sini akan mendapat 25 poin.

Saat ini pebalap yang menyandang predikat raja tanjakan (polkadot jersey) adalah Sho Hatsuyama dari Bridgestone Anchor Cycling Team Jepang dengan raihan 15 poin. Perolehan poin ini tidak jauh dengan raihan poin Ahad Kazemi Sarai dari Tabriz Petrochemical Team Iran dengan 12 poin.

Ketatnya perolehan poin bisa dipastikan akan berpengaruh dengan persaingan yang terjadi di etape empat. Selain kedua pebalap tersebut, pemegang yellow jersey TDS yaitu Amir Zargari juga berpeluang menyodok. Apalagi pebalap Pishgaman Giant Team ini juga kuat ditanjakan.

Sebagai pemuncak klasemen, Amir Zargari mengaku akan berusaha mempertahankan posisi maupun tim. Apalagi lawan terdekat yang harus dihadapi adalah rekan satu timya yaitu Arvin Moazemi Goudarzi yang hanya selisih empat detik. Total catatan waktu pebalap dengan nomor star 131 adalah 7:56:26.

"Kami akan terus berusaha mempertahankan posisi saat ini baik pribadi maupun tim. Perjalanan masih panjang," kata pria yang juga juara bertahan kejuaraan yang telah tujuh kalinya digelar itu.

Keinginan untuk menjadi yang terbaik juga dikatakan oleh beberapa pebalap Indonesia. Sebut saja nama Aiman Cahyadi dari Pegusus Continental Cycling Team. Sebagai pemegang predikat pebalap ASEAN tercepat (orange jersey), pebalap muda ini bertekad menjaga posisinya.

"Saya harus bisa mempertahankan posisi saat ini. Sekarang tekanan sudah mulai datang. Termasuk teman satu tim," kata pria yang juga pemegang predikat pebalap Indonesia tercepat itu (red and white jersey).

Tanjakan di sekitar Danau Atas da Bawah tepatnya di depan SMA 2 Lembang Jaya ini memang memiliki karakter yang berbeda dengan etape dua. Bahkan ketinggiannya mencapai 1.400 mdpl. Kondisi ini jelas akan mempengaruhi stamina pebalap. Apalagi jalur yang akan dilalui cukup sempit.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pebalap yang mampu mempertahankan posisi terbaik di etape ini berpeluang besar akan menjadi juara pada kejuaraan dengan total hadiah Rp2,5 miliar itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI