DNA Satu Saksi Cocok dengan Cairan di Jasad Bocah Dalam Kardus

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2015 | 14:33 WIB
DNA Satu Saksi Cocok dengan Cairan di Jasad Bocah Dalam Kardus
Ibunda Putri Nur Fauziah, Ida Farida, pingsan dipelukan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengungkapkan sampel DNA salah satu saksi memiliki indikasi kuat cocok dengan DNA yang ditemukan di jenazah Putri Nur Fauziah alias Eneng (9).

"Ada indikasi kecocokan 99 persen terhadap DNA salah satu saksi yang kami periksa," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Krishna mengatakan pengecekan tes DNA dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri. Duabelas indikator cocok dengan DNA salah satu saksi yang beberapa waktu lalu diperiksa penyidik.

"DNA ini ada 12 indikator dari Labfor Polri dari 12 indikator itu semuanya match dengan salah satu saksi kami periksa. Kami sudah swipe beberapa saksi," katanya.

Meski ada kecocokan, polisi tidak akan buru-buru mengambil kesimpulan. Untuk meyakinkan lagi, hasil DNA tersebut akan diuji ulang.

"Kami ingin menegaskan dengan pemeriksaan ulang di Labfor Polri sehingga didapat validasi akurat terhadap DNA labfor forensik. Untuk meyakinkan labfor kami akan kirimkan barbuk ke pihak lain, yakni DVI (Disaster Victim Identification) atau lembaga lain yang mampu melakukan pengecekan DNA dan muncul second opinion," katanya.

Mengenai siapa saksi yang DNA-nya 99 cocok dengan yang ditemukan di jenazah Putri, Krishna belum mau mengungkapnya.

BACA JUGA:

Bocah Dalam Kardus Berkali-kali Jadi Korban Nafsu Bejat Pelaku

"Terkait DNA itu belum mengonfrimasi saksi sebagai tersangka. Kami harus dapat rangkaian alat bukti lain yang punya kesesuaian peristiwa pidana. Peristiwa pidana ada dua, satu perbuatan cabul serta pembunuhan. Dua peristiwa pidana tersebut harus dicari dan didalami," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan DNA akan menjadi bukti yang sangat penting.

"Untuk kasus-kasus yang terutama berhubungan dengan masalah kekerasan seksual. Karena ada bagian DNA penting yang harus kita dapatkan dari tubuh korban. Selain barang yang ada di TKP," kata Tito di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Tito menduga motif pembunuhan Putri dilatari ketertarikan seksual pelaku terhadap anak-anak. Dugaan ini didasarkan dari hasil autopsi terhadap jenazah korban.
"Perkembangan kasus Kalideres, hasil autopsi diduga ada persetubuhan, persetubuhan itu dilakukan dengan cara kekerasan dan berakibat meninggal dunia," kata Tito.

Tito mengatakan orang yang punya ketertarikan seksual dengan anak-anak disebut paedofil.

"Dengan adanya persetubuhan ini, ini bagi kami sangat penting karena ini lebih mengarah kepada kejahatan seksual yaitu paedofil," katanya.

Tito mengatakan kalau saja tidak ditemukan tanda kekerasan seksual, mungkin pelakunya punya motif lain membunuh Putri.

"Kalau tidak ada persetubuhan mungkin ini motif lain, dendam atau lain-lain. Kita menganggap ini lebih mengarah pada kekerasan seksual yaitu paedofil," katanya.

Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, yang ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB. (Nur Habibie)

BACA JUGA:

Ibunda Bocah Dalam Kardus Pingsan Dipelukan Menteri Khofifah

Ini Profil Empat Lelaki Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Kasus Bocah Dalam Kardus, Dugaan Kak Seto Sangat Mengerikan

Kapolda: Pembunuh Bocah Dalam Kardus Mengarah ke Seorang Paedofil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Dalam Kardus, Kapolda: Sudah Ada yang Dicurigai Polisi

Bocah Dalam Kardus, Kapolda: Sudah Ada yang Dicurigai Polisi

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 14:08 WIB

Warga Tak Percaya Residivis A Pembunuh Bocah Dalam Kardus

Warga Tak Percaya Residivis A Pembunuh Bocah Dalam Kardus

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 13:42 WIB

Polisi Geledah Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Polisi Geledah Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 13:21 WIB

Kasus Bocah Dalam Kardus, Kapolda Metro: Kuncinya Ada di DNA

Kasus Bocah Dalam Kardus, Kapolda Metro: Kuncinya Ada di DNA

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 12:57 WIB

Mayat Dalam Kardus, Polisi Dalami Sidik Jari di Kardus

Mayat Dalam Kardus, Polisi Dalami Sidik Jari di Kardus

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 09:34 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB