Pebalap Iran Ini Tercepat di Istano Basa Pagaruyung

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2015 | 19:52 WIB
Pebalap Iran Ini Tercepat di Istano Basa Pagaruyung
Para pebalap sepeda Tour de Singkarak 2015 saat beradu kecepatan di etape keenam, di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (8/10). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Hossein Askari menjadi yang tercepat pada etape enam "Tour de Singkarak 2015" dari Bukittinggi dan finis di depan Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Kamis (8/10/2015), dengan catatan waktu 3:29:50.

Pada etape ini pebalap dari Pishgaman Giant Team Iran cukup perkasa dengan menempatkan tiga pebalapnya di papan atas. Dua pebalap lainnya yang bersinar adalah Arvin Moazemi Goudarzi serta Rahim Emami.

Kemenangan pebalap Pishgaman ini memutuskan dominasi tim asal Iran lainnya yaitu pebalap dari Tabriz Petrochemical Team yang secara beruntun menjadi yang terbaik di etape tiga, empat dan lima. Sedangkan Pishgaman sudah mengoleksi dua kemenangan yaitu di etape dua dan enam.

Etape enam dari Bukittingi menuju Istano Basa Pagaruyung menempuh jarak 116 km atau bisa dikatakan sebagai etape terpendek pada kejuaraan yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata itu. Karakter lintasannya cukup variatif karena ada titik King of Mountain (KOM) maupun titik sprint.

Dominasi tim Pishgaman pada etape ini membuat klasemen sementara baik klasemen umum (yellow jersey) serta raja sprint (green jersey) mengalami perubahan. Pebalap dari tim juara bertahan TDS lagi-lagi menyodok dan mampu menjadi yang terbaik.

Untuk predikat raja sprint saat ini dipegang oleh Hossein Askari dengan 14 poin. Sebelumnya posisi ini dipegang oleh pebalap asal tim 7 Eleven Filipina, Mark John Lexer Galedo yang saat ini tergeser ke posisi tiga dengan 11 poin. Sedangkan posisi dua ditempati oleh pebalap Pishgaman lainnya, Arvin Moazemi Goudarzi dengan 13 poin.

Untuk klasemen umum yang sebelumnya dipegang oleh Amir Zargari dari Pishgaman Giant Team harus berpindah tangan dengan teman satu timnya yaitu Arvin Moazemi Goudarzi dengan total catatan waktu 20:12:38. Amir saat ini terlempar ke posisi tiga dengan waktu 20:14:20.

Sementara itu, pada 10 besar pebalap tercepat, Indonesia menempatkan dua wakilnya yaitu Abdul Soleh yang memperkuat tim SAKB Jakarta yang berada diposisi enam serta Aiman Cahyadi dari Pegasus Continental Cycling Team yang finis di urutan 10.

Hasil etape enam ini menunjukkan jika pebalap Indonesia mampu bersaing dengan pebalap asing. Sebelumnya pebalap Indonesia selalu kesulitan. Prestasi terbaik pebalap tuan rumah itu terjadi di etape tiga yang finis di Dharmasyara dengan Fatahillah Abdullah yang finis di urutan keempat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diselimuti Asap, Tour de Singkarak 2015 Hanya Sisakan 93 Pebalap

Diselimuti Asap, Tour de Singkarak 2015 Hanya Sisakan 93 Pebalap

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 07:08 WIB

Tour de Singkarak 2015

Tour de Singkarak 2015

Foto | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 20:01 WIB

Tour de Singkarak Diikuti 36 Negara

Tour de Singkarak Diikuti 36 Negara

News | Sabtu, 05 September 2015 | 17:10 WIB

Seragam Tim Balap Sepeda Perempuan Kolombia "Tembus Pandang"

Seragam Tim Balap Sepeda Perempuan Kolombia "Tembus Pandang"

News | Selasa, 16 September 2014 | 11:09 WIB

Terkini

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB