Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Muhammad Yasir

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
Ilustrasi- Polres Metro Bekasi tengah menyelidiki laporan kasus dugaan intimidasi yang menyeret nama Ketua DPD APDESI Jawa Barat. [Suara.com/Ai]
baca 10 detik
  • Polres Metro Bekasi sedang menyelidiki laporan dugaan intimidasi yang dilakukan oleh WK, Ketua DPD APDESI Jawa Barat.
  • Korban berinisial LR melaporkan tindakan intimidasi dan perusakan rumah yang terjadi di Kecamatan Pebayuran pada 30 Mei 2026.
  • Terlapor diduga membawa senjata api dan melakukan penggeledahan paksa serta merusak properti milik warga di lokasi kejadian.

Suara.com - Polres Metro Bekasi tengah menyelidiki laporan kasus dugaan intimidasi yang menyeret nama seorang pria berinisial WK, yang disebut sebagai Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jawa Barat.

Laporan tersebut diajukan oleh warga Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, berinisial LR. Dalam laporannya, korban mengaku mengalami intimidasi dan kerugian setelah rumahnya didatangi sekelompok orang pada Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani membenarkan bahwa laporan tersebut saat ini masih dalam proses penanganan penyelidik.

"Masih dalam proses penyelidikan," ujar Aliyani kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Laporan korban tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan Nomor: STTLAPDUAN/799/V/2026/SAT RESKRIM/RESTRO BKS/PMJ yang diterbitkan Satreskrim Polres Metro Bekasi pada 30 Mei 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.57 WIB di rumah korban di Kampung Pintu, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran.

Korban mengaku rumahnya didatangi sekelompok orang yang tidak dikenalnya. Dalam laporannya, rombongan itu diduga masuk ke area rumah dengan memanjat pagar dan naik ke atap bangunan.

Dalam laporannya, korban menyebut rombongan tersebut dipimpin oleh seseorang yang memperkenalkan diri sebagai WK. Sosok itu disebut sebagai Kepala Desa Wanasari sekaligus Ketua DPD APDESI Jawa Barat.

Karena tidak mengetahui tujuan kedatangan mereka, korban ketika itu sempat meminta surat tugas kepada pihak yang disebut berasal dari kepolisian.

baca juga

Namun, menurut keterangannya, dokumen tersebut hanya diperlihatkan tanpa diberikan kesempatan untuk diperiksa secara langsung.

Dalam laporannya, korban juga menyebut WK sempat menunjukkan sebuah pistol sambil meminta dirinya dipertemukan dengan seseorang bernama Ncex yang sedang dicari.

Setelah itu, korban mengizinkan pihak yang mengaku sebagai anggota kepolisian melakukan penggeledahan di dalam rumah.

Situasi kemudian disebut memanas setelah terjadi adu mulut antara pelapor dan seorang perempuan yang dalam laporan tersebut disebut sebagai anak WK.

Merasa mengalami intimidasi dan kerugian, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Terkini

KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!

KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul

KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:32 WIB

'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung

'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok

Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:26 WIB

Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:10 WIB

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:55 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:54 WIB

KPK Tegaskan Punya Wewenang Panggil Menhut Raja Juli, Telusuri Irisan Kasus Suap Bupati Kuansing

KPK Tegaskan Punya Wewenang Panggil Menhut Raja Juli, Telusuri Irisan Kasus Suap Bupati Kuansing

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:46 WIB

Isi Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Buru Nominal Pasti

Isi Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Buru Nominal Pasti

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:40 WIB

×