Senin Hendak Diperiksa MKD, Fadli Zon Justru Ingin Jumpa Presiden

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:39 WIB
Senin Hendak Diperiksa MKD, Fadli Zon Justru Ingin Jumpa Presiden
Wakil Ketua DPR Fadli Zon memakai jam tangan Hublot Spirit of Big Bang King Gold Ceramic [Antara]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan, pimpinan DPR sudah memberikan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu. Dia pun berharap, Presiden dapat menyediakan waktu pada Senin (12/10/2015), yang diketahui justru sudah dijadwalkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk memeriksa dirinya dan Ketua DPR Setya Novanto.

"Surat sudah disampaikan Ketua DPR. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini. Senin depan lebih bagus," kata Fadli Zon di DPR, Jakarta, Jumat (9/10).

Disebutkan, pertemuan ini sendiri dinilai perlu dilakukan untuk membahas tiga agenda besar yang berkaitan dengan calon pimpinan (capim) KPK yang akan dijalankan fit and proper test-nya oleh Komisi III DPR. Ketiga agenda atau topik itu adalah soal fit and proper test yang berdekatan dengan usulan revisi UU KPK, soal laporan audit BPK atas KPK, serta ketiadaan jaksa di dalam capim KPK kali ini.

Sementara untuk diketahui, pada tanggal yang sama MKD DPR sudah menjadwalkan pemeriksaan Fadli Zon bersama Setya Novanto, terkait kasus dugaan pelanggaran etika yang mereka lakukan saat kunjungan luar negeri ke Amerika Serikat (AS). Pelanggaran etika yang dimaksud adalah ketika mereka berdua melakukan pertemuan dengan pengusaha Donald Trump.

Diketahui awalnya pada Senin (28/9) lalu, Setya dan Fadli sudah dijadwalkan dalam pemanggilan pertama kasus tersebut. Namun keduanya tidak bisa hadir, karena masih berada di Arab Saudi untuk memenuhi undangan Raja Arab.

"Karena itu, kita jadwal ulang pada tanggal 12 Oktober, karena (mereka) baru ke Jakarta tanggal 30 September. Lalu tanggal 5-8 itu (mereka) akan mengikuti agenda kegiatan di Yogyakarta," kata anggota MKD DPR, Syarifuddin Sudding, di DPR, Jakarta, Senin (28/9) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Pertimbangkan Usulan SP3 Kasus Bambang Widjojanto

Presiden Jokowi Pertimbangkan Usulan SP3 Kasus Bambang Widjojanto

News | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 17:59 WIB

Terkini

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:20 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB