KPAI: Tanggung Jawab soal Asap, Kemenkes Jangan Hanya Beri Masker

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:53 WIB
KPAI: Tanggung Jawab soal Asap, Kemenkes Jangan Hanya Beri Masker
Sejumlah pengendara menembus kabut asap yang menyelimuti kawasan Jembatan Batanghari II, Jambi. (Antara)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk mau bertanggung jawab terkait masalah kabut asap yang belum kunjung sirna di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

"Kita juga meminta dengan sangat kepada Kementerian Kesehatan, bahwa mereka juga wajib bertanggung jawab," ungkap Kepala Divisi Sosialisasi KPAI, Erlinda, di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2015).

"Tidak hanya (dengan) memberikan masker, tetapi masker yang dibutuhkan secara kesehatan, bukan masker yang biasa saja menutup tapi masih masuk ke dalam rongga pernapasan dan lainnya, terutama kepada bayi," ujar Erlinda menambahkan.

Lebih jauh, Erlinda mengatakan bahwa rumah sakit yang berada di Sumatera dan Kalimantan diharapkan dapat menampung sementara bayi-bayi yang masih rentan pernapasannya, selama asap masih mengudara di sana. Hal itu menurutnya adalah agar generasi Indonesia tidak tumbang sia-sia, gara-gara sikap pemerintah yang belum bisa mengatasi kabut asap yang sudah terjadi bertahun-tahun.

"Itu mereka (bayi) bisa dievakuasi, ditaruh sementara di RS, di tempat yang memang untuk perawatan mereka. Karena kita tahu, banyak sekali data yang masuk ke KPAI, karena kami juga membuat posko layanan pengaduan terkait asap ini," jelas Erlinda.

Berdasarkan data yang diperoleh KPAI, menurut Erlinda, sudah ada lebih dari 15 bayi yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan keracunan akibat kabut asap ini.

"Dan lebih dari 5 bayi yang sudah dinyatakan meninggal akibat dari asap tersebut," tegasnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berhasil Padamkan Ribuan Titik Api, TNI Teruskan Kerja

Berhasil Padamkan Ribuan Titik Api, TNI Teruskan Kerja

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:29 WIB

Tinjau Penanganan Asap, Jokowi Mampir ke Rumah Bung Hatta

Tinjau Penanganan Asap, Jokowi Mampir ke Rumah Bung Hatta

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 08:17 WIB

Sudah 32.860 Warga Sumsel Derita ISPA Akibat Asap

Sudah 32.860 Warga Sumsel Derita ISPA Akibat Asap

Health | Kamis, 08 Oktober 2015 | 22:47 WIB

Bentuk Panja, Komisi IV Cari Perusahaan yang Terlibat Pembakaran

Bentuk Panja, Komisi IV Cari Perusahaan yang Terlibat Pembakaran

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 20:43 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB