Berhasil Padamkan Ribuan Titik Api, TNI Teruskan Kerja

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:29 WIB
Berhasil Padamkan Ribuan Titik Api, TNI Teruskan Kerja
Salah satu aksi pemadaman kebakaran lahan dan hutan oleh personel TNI. [Puspen TNI]

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilaporkan telah berhasil memadamkan 3.163 titik api dan asap dari 3.289 titik api akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di empat provinsi seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sejak terjadi kebakaran hutan di empat provinsi tersebut, TNI disebut telah menerjunkan sejumlah 5.018 personel untuk membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Sebagaimana disampaikan melalui rilis pihak Puspen TNI, Jumat (9/10/2015), sejak ditugaskan pada tanggal 12 September hingga 8 Oktober 2015, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan, telah berhasil memadamkan 1.841 titik api dan 1.322 titik asap yang terjadi di empat provinsi.

Disebutkan pula, saat ini masih terdapat beberapa titik api yang belum dapat dipadamkan, di antaranya yakni 36 titik api dan 1 titik asap di Provinsi Sumatera Selatan, 1 titik asap di Provinsi Riau, 29 titik api di Provinsi Kalimantan Tengah, dan 59 titik asap di Provinsi Kalimantan Selatan. Artinya, total keseluruhan masih terdapat 66 titik api dan 60 titik asap yang belum berhasil dipadamkan.

Dengan masih adanya beberapa titik api dan asap yang belum berhasil dipadamkan, TNI pun dilaporkan menambah jumlah pasukan untuk membantu pemadaman. Tepatnya, dilakukan penerjunan pasukan tambahan sejumlah 310 prajurit TNI yang berasal dari Kodam II/Sriwijaya.

Adapun sebanyak 5.018 personel yang sudah dikerahkan di empat provinsi tersebut, dibagi menjadi empat wilayah, yaitu di Sumsel sebanyak 2.959 personel di bawah pimpinan Kolonel Inf Dwi Darmadi, serta di Riau 1.059 personel di bawah pimpinan Kolonel Inf Dwi Suharjo. Lalu di Kalteng terdapat 500 personel di bawah pimpinan Kolonel Inf Aminton Manurung, serta di Kalsel sebanyak 500 personel di bawah pimpinan Kolonel Inf Febriel B. Sikumbang.

TNI sendiri disebut telah dengan segala cara berusaha membantu pemadaman kebakaran hutan yang terjadi di empat provinsi tersebut, termasuk menggunakan pesawat TNI dalam membuat hujan buatan. Hanya saja, kendala yang sering dihadapi adalah monitor awan dan cuaca yang terbatas. Lalu, tidak adanya awan juga merupakan kendala, karena garam yang ditabur tidak akan menjadi hujan bila tidak ada awannya.

Selain itu, mobilitas personel juga menjadi salah satu kendala dalam pemadaman api dan asap. Dicontohkan, seperti misalnya di salah satu kabupaten titik api dan asap sudah padam, ternyata api ada lagi yang menyala di kabupaten lain, di mana terkadang butuh waktu berjam-jam untuk ke titik api selanjutnya.

Akan halnya fasilitas penunjang, sejauh ini TNI disebut telah mengerahkan sejumlah alutsista, mulai dari peralatan hingga kendaraan. Di antaranya termasuk 3 unit pesawat Hercules C-130, 4 unit pesawat Cassa, 3 unit helikopter, 16 unit ekskavator, 15 unit mobil tanki air, serta 227 unit mesin pompa air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Minta Bantuan Pesawat Pemadam dari Australia

Indonesia Minta Bantuan Pesawat Pemadam dari Australia

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 13:22 WIB

Tinjau Penanganan Asap, Jokowi Mampir ke Rumah Bung Hatta

Tinjau Penanganan Asap, Jokowi Mampir ke Rumah Bung Hatta

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 08:17 WIB

Peneliti: Kabut Asap Bukan Bencana, tapi Tragedi

Peneliti: Kabut Asap Bukan Bencana, tapi Tragedi

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 06:28 WIB

Atasi Kabut Asap, Indonesia Kerahkan 25 Pesawat

Atasi Kabut Asap, Indonesia Kerahkan 25 Pesawat

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 21:36 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB