Pengedar Sabu Pura-pura Kesurupan saat Ditangkap

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 14 Oktober 2015 | 03:24 WIB
Pengedar Sabu Pura-pura Kesurupan saat Ditangkap
Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan narkotika golongan I jenis sabu di Jakarta, Selasa (13/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seorang pengedar narkotika jenis sabu SHW (29) di Dusun II Desa Sungailanang, Kabupaten Musirawas Utara pura-pura kesurupan saat dibekuk di teras rumahnya. Dia ingin mengelabui petugas agar dilepas.

Kasat Narkoba Musirawas, AKP Forliamzons mengatakan tersangka saat dibekuk petugas melakukan aksi berontak dan berteriak-teriak untuk mendapat perhatian masyarakat sekitarnya agar mendapat bantuan. Namun petugas tak mau kehilangan hasil tangkapan dan tetap membekuk tersangka yang menjerit-jerit, di samping siaga penuh mengantisipasi rekan tersangka memprovokasi massa.

Berkat bantuan masyarakat setempat petugas berhasil membekuk tersangka yang salah satu menjadi incaran polisi selama ini karena dikenal sebagai pengedar sabu di wilayah itu.

"Petugas sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka berada di rumahnya di Desa Sungailanang, Kecamatan Rawas ulu, saat petugas sampai di lokasi tersangka lagi santai sendirian," ujarnya.

Penangkapan yang dilakukan pada Sabtu (10/10/2015) pekan lalu sekitar pukul 10.30 WIB. Tersangka langsung berteriak-teriak minta tolong sambil mengambil ancang-ancang melarikan diri dan sempat membuat repot petugas.

Setelah berhasil mengamankan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di tubuhnya dan menemukan barang bukti berupa satu klip plastik yang berisi serbuk pink diduga narkoba jenis ekstasi seharga Rp300 ribu.

Barang bukti tersebut ditemukan dalam kantong celana sebelah kanan tersangka, setelah itu petugas melakukan penggeledahan dikediaman tersangka. Dalam pengeledahan itu kembali ditemukan barang bukti antara lain, tiga buah pirex yang diduga berisi sisa narkoba jenis sabu, sembilan buah scop plastik dan empat buah korek api.

Selain itu satu unit timbangan digital warna hitam merk poket skale, dua buah botol bong alat penghisab sabu, satu bal plastik klip, sepuluh pipet plastik warna putih dan dua buah hp merk nokia warna hitam. Tersangka berikut barang bukti yang ditemukan tersebut, diamankan di Mapolres Musirawas untuk proses penyidikan lebih lanjut, kemudian kasus itu akan dikembangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Anggota Sindikat Narkotika Internasional Divonis Mati

Dua Anggota Sindikat Narkotika Internasional Divonis Mati

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 18:56 WIB

Jaksa Agung Akui Eksekusi Mati Ketiga Masih untuk Kasus Narkoba

Jaksa Agung Akui Eksekusi Mati Ketiga Masih untuk Kasus Narkoba

News | Senin, 04 Mei 2015 | 17:43 WIB

Soal Eksekusi Mati Terpidana Narkoba, Aktor Ini Merasa Dilematis

Soal Eksekusi Mati Terpidana Narkoba, Aktor Ini Merasa Dilematis

Entertainment | Kamis, 30 April 2015 | 05:44 WIB

Kemlu: Belum Ada Pemberitahuan Pemanggilan Dubes Australia

Kemlu: Belum Ada Pemberitahuan Pemanggilan Dubes Australia

News | Rabu, 29 April 2015 | 14:06 WIB

Jenazah Terpidana Mati Dibawa Keluar dari Nusakambangan

Jenazah Terpidana Mati Dibawa Keluar dari Nusakambangan

News | Rabu, 29 April 2015 | 06:46 WIB

Soal MJ, Jaksa Agung Benarkan Ada Permohonan Presiden Filipina

Soal MJ, Jaksa Agung Benarkan Ada Permohonan Presiden Filipina

News | Rabu, 29 April 2015 | 04:20 WIB

Ini Penjelasan Kejagung soal Batalnya Eksekusi Mati Mary Jane

Ini Penjelasan Kejagung soal Batalnya Eksekusi Mati Mary Jane

News | Rabu, 29 April 2015 | 03:15 WIB

Usai Eksekusi Mati, Duo "Bali Nine" Disemayamkan di Daan Mogot

Usai Eksekusi Mati, Duo "Bali Nine" Disemayamkan di Daan Mogot

News | Rabu, 29 April 2015 | 02:40 WIB

Jaksa Agung: Tak Ada Alasan untuk Dibatalkan

Jaksa Agung: Tak Ada Alasan untuk Dibatalkan

News | Selasa, 28 April 2015 | 23:40 WIB

Delapan Terpidana Sudah Dieksekusi Mati, Mary Jane Batal

Delapan Terpidana Sudah Dieksekusi Mati, Mary Jane Batal

News | Rabu, 29 April 2015 | 01:01 WIB

Terkini

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB