Permainan Isu SARA Tak Bakal Mempan Jegal Langkah Ahok

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 14 Oktober 2015 | 18:41 WIB
Permainan Isu SARA Tak Bakal Mempan Jegal Langkah Ahok
Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting Djayadi Hanan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Isu SARA tidak akan mampu menjegal langkah Basuki Tjahaja Purnama mengikuti bursa pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta tahun 2017. Hal ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Saiful Mujani Research dan Consulting di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015).

"Pertama soal petahana (Ahok) memiliki keunggulan yang jauh diatas lawan. Kalau dia memiliki keunggulan diatas lawannya berdasarkan kinerja yang dimiliki, maka biasanya, menurut pengalaman di berbagai negara- lain, isu SARA seperti etnis dan agama, akan sulit untuk berpengaruh," ujar Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting Djayadi Hanan di Hotel San Pasific, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015).

Menurut Djayadi kalaupun isu SARA berpengaruh, pengaruhnya tidak seberapa.

"Kalaupun berpengaruh, itu tidak akan sampai mengalahkan sang petahana yang tadinya unggul. Sangat jauh jika berdasarkan kinerjanya," katanya.

Namun Djayadi punya catatan permainan isu SARA bisa berdampak besar kalau dukungan yang diperoleh lawan hampir menyamai petahana.

"Isu SARA bisa berpengaruh besar, kalau antara lawan yang bertarung di pilkada itu, selisih dukungan antara mereka sedikit," katanya.

Meski demikian, kata Djayadi, belum tahu pasti apakah permainan isu SARA akan berpengaruh besar pada pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

"Jadi katakanlah kalau ada dua orang yang bertarung ketat, meskipun peserta lebih dari dua, maka isu SARA bisa bermain. Jadi kita belum bisa melihat secara pasti apakah isu SARA akan berpengaruh besar atau tidak pada Pemilu DKI akan datang," tuturnya.

Djayadi mengungkapkan dari hasil survei yang dilakukan akhir Agustus 2015, peluang Ahok memenangkan pilkada bila digelar sekarang, sangat besar. Ahok mendapatkan dukungan 23,5 persen dari responden, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (tiga persen), mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo (2,1 persen), mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pengusaha dan politisi Gerindra Sandiaga Uno, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung, masing-masing hanya meraih dua persen dukungan. Sementara Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya (1,4 persen), Presiden Joko Widodo (0,9 persen), mantan Presiden PKS Anis Matta (0,5 persen).

"Karena sementara ini, pertama masyarakat menilai positif kinerja gubernur (Ahok). Kedua, pemilu masih akan berlangsung satu tahun lagi jadi kita masih harus lihat bagaimana potensi itu," kata Djayadi. "Jadi sementara kinerja gubernur dinilai positif oleh berbagai kalangan yang tersebar baik dari sisi lintas agama maupun etnis."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Bakal Jadi DKI 1 Lagi, Gerindra: Itu Kan Hanya Hasil Riset

Ahok Bakal Jadi DKI 1 Lagi, Gerindra: Itu Kan Hanya Hasil Riset

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 17:25 WIB

Eva: Bila Ahok Menang Lewat Jalur Independen, Pecut Bagi Partai

Eva: Bila Ahok Menang Lewat Jalur Independen, Pecut Bagi Partai

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 15:23 WIB

Jelang Pemilihan Gubernur Jakarta, Siapa Calon Demokrat?

Jelang Pemilihan Gubernur Jakarta, Siapa Calon Demokrat?

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 15:02 WIB

Survei Cagub Jakarta, Ahok Kalahkan Jokowi, Risma, Ridwan Kamil

Survei Cagub Jakarta, Ahok Kalahkan Jokowi, Risma, Ridwan Kamil

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 14:17 WIB

Terkini

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:05 WIB

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:03 WIB

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:36 WIB

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:35 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

×