Setahun Kerja, Gerindra Beri Rapor Merah Buat Jokowi

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2015 | 12:51 WIB
Setahun Kerja, Gerindra Beri Rapor Merah Buat Jokowi
Jokowi Panen Padi di Sukoharjo

Suara.com - Partai Gerindra menilai kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) perlu diberikan rapor merah.  Parpol pimpinan Prabowo Subianto menganggap Jokowi tidak mentorehkan prestasi dan kinerjanya turun sejak dilantik pada 20 Oktober 2014 sebagai presiden.

"Kalau dinilai, rapornya merah lah. Perlu remedial," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Dia menerangkan, di bidang ekonomi, saat Presiden Jokowi dilantik, rupiah berada di angka Rp9.500 per dolar, sekarang mencapai Rp13.500. Kemudian pertumbuhan ekonomi yang dulunya sekitar 6 persen, sekarang turun ke angka 5 persen. Angka inflasi serta hutang luar negeri Indonesia juga meningkat.

"Kita ingin ekonomi meningkat, sehingga beban masyarakat lebih ringan," kata dia.

Belum lagi, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran yang terus bertambah. Namun, sebaliknya, tenaga kerja asing malah terbuka lebar untuk masuk ke Indonesia.

"Perlindungan tenaga kerja kita rendah, baik di dalam maupun di dalam negeri," ujar Muzani.

Ketua Fraksi Gerindra ini juga menilai, tidak ada prestasi yang membanggakan di bidang politik dan hanya menimbulkan kegaduhan politik.

"Kondisi politik jadi awut-awutan," ucapnya.

“Kordinasi dengan Wakil Presiden ditingkatkan, kordinasi menteri juga jangan ada kegaduhan lagi. Jadi ada leadership yang belum mengigit. Saya kira presiden memperkuat itu. Dan lepas dari intervensi dari mana pun," tambah Muzani lagi.

Belum lagi kinerja pemerintah dalam bidang sosial, seperti penanganan bencana, yang dianggap Muzani tidak optimal. Anggota Komisi I DPR menilai, dalam penanganan kabut asap saja, pemerintah belum bisa menyelesaikannya dengan baik.

Kemudian, dalam penanganan musibah haji di Mina, juga menurutnya sangat buruk. Menurutnya, lobi luar negeri yang dilakukan Kementerian Agama juga tidak maksimal.

"Karenanya, kita hanya bisa berdoa saja," kata Muzani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cetakan Tapak Tangan dan Kaki Jokowi Lengkapi Taman Pintar Yogya

Cetakan Tapak Tangan dan Kaki Jokowi Lengkapi Taman Pintar Yogya

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 16:46 WIB

Gerindra Larang Anggota ke Luar Negeri, Kenapa Fadli Zon Boleh?

Gerindra Larang Anggota ke Luar Negeri, Kenapa Fadli Zon Boleh?

News | Senin, 07 September 2015 | 13:44 WIB

Terkini

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB