- Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A. Sinaga, dipukul saat memediasi sengketa gaji karyawan PT SKS di kantor hukum MPP, Jakarta.
- Insiden pemukulan terjadi pada Senin sore ketika tiga orang tidak dikenal kembali naik untuk memicu keributan fisik.
- Polsek Menteng telah menangkap dua orang terduga pelaku setelah Ronald A. Sinaga melakukan pelaporan resmi dan menjalani visum.
Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, akhirnya buka suara terkait video pemukulan terhadap dirinya yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, di akun Instagram @ahmadsahroni88.
Bro Ron menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB. Kehadirannya di lokasi kejadian, yakni kantor firma hukum Michael, Putra & Partners (MPP), adalah untuk mendampingi karyawan PT SKS dalam rangka audiensi dan mediasi.
"Saya menemani karyawan PT SKS atas permintaan mereka. Kebetulan mereka adalah mantan klien di firma hukum saya sebelumnya, Sabat Law Firm. Pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya tahun lalu, jadi saya diminta bantu mediasi," jelas Bro Ron saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/5/2026).
Menurut Bro Ron, mediasi tersebut terkait dengan persoalan hak karyawan, yakni masalah gaji dan pengelolaan dana perusahaan yang diduga dikelola oleh pengacara perusahaan itu sendiri.
Ketegangan mulai memuncak sekitar pukul 18.00 WIB saat karyawan PT SKS melakukan aksi di depan kantor MPP. Tiba-tiba, muncul tiga orang tidak dikenal yang mengaku sebagai pihak pengamanan kantor. Mereka memaksa semua orang untuk keluar dari gedung.
"Terjadilah cekcok di antara tiga oknum ini dengan karyawan SKS dan saya juga. Tapi akhirnya tiga oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi. Mereka dikawal turun melalui lift," ungkapnya.
![Ilustrasi pemukulan. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/14/64533-ilustrasi-pemukulan-istimewa.jpg)
Meski sempat diamankan oleh pihak kepolisian ke lantai bawah, situasi ternyata belum kondusif. Sekitar 15 menit kemudian, ketiga orang tersebut kembali naik ke lantai 4 menggunakan tangga darurat.
Hanya berselang 10 detik setelah mereka muncul kembali, keributan kembali pecah yang berujung pada aksi pemukulan terhadap Bro Ron, sebagaimana terekam dalam video yang beredar.
"Kesimpulannya, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar. Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan," pungkasnya.
Pelaku Ditangkap
Untuk diketahui, Polisi disebut telah berhasil menangkap dua pria yang memukul Bro Ron tersebut. Usai Bro Ron melakukan laporan polisi dan visum.
"Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut," kata Kapolsek Menteng Braeil Arnold Rondonuwu kepada wartawan.